PERKEMBANGAN KOTA LHOKSEUMAWE, 1974-2014 (STUDI TENTANG: PEREKONOMIAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERKEMBANGAN KOTA LHOKSEUMAWE, 1974-2014 (STUDI TENTANG: PEREKONOMIAN)


Pengarang

jannaturridha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101020054

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : Perkembangan Kota, Perekonomian, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB)
Penelitian yang berjudul “Perkembangan Kota Lhokseumawe, 1974-2014 (Studi tentang: Perekonomian Kota)”, ini bertujuan menjelaskan pertumbuhan ekonomi Kota Lhokseumawe berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah (historis) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber yang diperoleh dari badan arsip dan perpustakaan daerah Aceh, Badan Pusat Statistik Aceh, DPKAD Kota Lhokseumawe, dan DPKKD Aceh Utara, serta wawancara dengan tokoh-tokoh yang terkait dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertumbuhan ekonomi kota Lhokseumawe berdasarkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dari tahun ke tahun berfluktuatif. Sampai dengan paruh pertama tahun 1970-an struktur ekonomi Kota Lhokseumawe didominasi oleh sektor pertanian. Namun, sejak berdirinya PT. Arun NGL pada tahun 1974, Lhokseumawe menjadi kawasan industri terbesar di Provinsi Aceh. Peningkatan peranan migas dalam PDRB, menyebabkan kontribusi sektor pertanian tergeser. Namun, dalam kurun waktu perkembangannya Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Lhokseumawe merosot tajam dikarenakan krisis moneter, konflik, kelangkaan sumber gas alam dan melambungnya harga gas di pasar dunia, sehingga volume produksi migas terus anjlok.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK