//

DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP OUTPUT DAN INFLASI DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang EVA DAYANTI - Personal Name
SubjectECONOMIC GROWTH - MACROECONOMIC POLICY
ECONOMIC POLICY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Judul : Dampak Kebijakan Fiskal Regional Terhadap Output dan Inflasi di Kota Banda Aceh Nama : Eva Dayanti NIM : 1201101010029 Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan DosenPembimbing : Dr. Muhammad Nasir, S.E, M.Si, M.A Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari kebijakan fiskal regional sebelum dan sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah Kota Banda Aceh terhadap output dan inflasi di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada PDRB sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah, sedangkan inflasi tidak. Pada uji Paired samples correlations menunjukkan bahwa korelasi variabel PDRB adalah sebesar 0,999 dengan nilai probabilitas sebesar 0,027. Hal ini menyatakan korelasi antara PDRB sebelum dan sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah berhubungan secara nyata yaitu kuat dan signifikan. Nilai thitung adalah sebesar -157,819 dengan signifikasi 0,000, artinya rata-rata PDRB sebelum dan sesudah perubahan qanun adalah tidak sama atau berbeda secara nyata. Sedangkan korelasi variabel inflasi adalah sebesar 0,221 dengan nilai probabilitas 0,858 yang berarti bahwa korelasi antara inflasi sebelum dan sesudah perubahan qanun adalah rendah. Nilai nilai thitung pada variable inflasi -0,403 pada taraf kepercayaan 95 persen (α = 5%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa besaran dampak kebijakan fiskal regional Kota Banda Aceh dapat dilihat dari tingkat PDRB rata-rata lebih besar dan dan tingkat inflasi rata-rata lebih sedikit setelah dari perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah Kota Banda Aceh. Hasil tersebut memberikan pengertian bahwa pengeluaran belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal memberikan pengaruh pada PDRB tetapi tidak pada inflasi. Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah Kota Banda Aceh agar dapat menetapkan kebijakan fiskal yang tepat guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata Kunci: PDRB,Inflasi, Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa,Belanja Modal, Qanun Pengelolaan Keuangan Daerah

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER TERHADAP OUTPUT DAN INFLASI DI INDONESIA (Rustam Effendi, 2014)

DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP OUTPUT DAN INFLASI DI KOTA BANDA ACEH (EVA DAYANTI, 2016)

ANALISIS INTERAKSI KEBIJAKAN FISKAL DAN MONETER TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA (Muhammad Akhyar, 2018)

HUBUNGAN DINAMIS DEFISIT FISKAL DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA PERIODE 1990-2019 (ERY MUNANDA, 2021)

ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, DAN SUKU BUNGA TERHADAP KREDIT MACET DI INDONESIA (Abd Rizal, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy