ANALISA PERUBAHAN HUTAN MANGROVE PASCA TSUNAMI DI BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SIG DAN PENGINDERAAN JAUH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISA PERUBAHAN HUTAN MANGROVE PASCA TSUNAMI DI BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SIG DAN PENGINDERAAN JAUH


Pengarang

MAQHFIRATUL LAILI H - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1008107020019

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya alam wilayah pesisir yang mempunyai manfaat yang sangat penting baik dari sisi ekologi maupun sosial ekonomi masyarakat pesisir. Seiring berjalannya waktu hutan mangrove mengalami perubahan saat sebelum dan sesudah pasca tsunami. Kajian yang mengenai perubahan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar perubahan hutan mangrove pertahunnya yang terjadi di Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan memetakan perubahan hutan mangrove sebelum atau sesudah tsunami. Dalam metode sistem informasi geografis langkah awal yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data citra satelit yang diperoleh dari Laboratorium Sistem Informasi Geografis dan Data Spasial Universitas Syiah Kuala, melakukan koreksi geometri dan dijitasi terhadap citra satelit dengan menggunakan perangkat lunak berupa software Desktop SIG, menghitung luas hutan mangrove per tahunnya pada setiap kecamatan, dan melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Hasil analisis pada dijitasi dan perhitungan menunjukkan penambahan luas hutan mangrove yang terjadi pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2011 sebesar 39% dan sedangkan penurunan luas hutan mangrove yang terjadi pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2011 sebesar 12%. Selang beberapa tahun, tumbuhan hutan mangrove kembali tumbuh dan diperbaharui oleh masyarakat. Sehingga pertumbuhan hutan mangrove kembali meningkat dan luasnya semakin luas.

Kata Kunci : hutan mangrove, satelit, sistem informasi geografis, Desktop SIG

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK