//

ADAB MAKAN DAN MINUM DALAM MASYARAKAT : KAJIAN SOSIOLOGI BUDAYA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Desi Novita Sari - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Makan dan minum merupakan hal yang penting dan dilakukan berulang-ulang setiap harinya dan merupakan bagian alamiah hidup yang membawa manfaat bagi yang melakukannya. Pola hidup konsumtif dan candu terhadap informasi serta teknologi telah menjadi titik acuan pergaulan dan gaya hidup masyarakat, sehingga mereka menerima segala arus globalisasi dan modernisasi dengan mudah. Seiring dengan perkembangan zaman dan perkembangan cara berpikir manusia, adab makan dan minum di pandangan manusia hanyalah hal biasa dan sebagian besar dari mereka memandang sepele terhadap masalah ini. Salah satu bukti yang mengarah terhadap adanya perubahan tersebut yakni pada perilaku konsumtif masyarakat di Gampong Lhok Bengkuang Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara adab makan dan minum dalam masyarakat di Gampong Lhok Bengkuang dan mengetahui proses perubahan mengenai adab makan dan minum dalam masyarakat di Gampong Lhok Bengkuang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana yang menjadi informan ketua Majelis Adat Aceh, dan tokoh masyarakat yang diperoleh dengan metode purposive sampling. Untuk menganalisis penelitian, peneliti menggunakan Kajian Difusi Elliot Smith dan W.J Perry. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa tata cara makan dan minum masyarakat Gampong Lhok Bengkuang telah memiliki sarana dan prasarana yang mendukung dalam hal makan dan minum sedangkan perubahan tata cara makan dan minum yang terjadi dalam masyarakat Gampong Lhok Bengkuang dikarenakan adanya proses modernitas. Perubahan kebudayaan adalah suatu penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dari cara cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Cara hidup yang dikembangkan oleh masyarakat guna memenuhi keperluan dasarnya untuk memudahkan dalam hal makan dan minum, serta untuk dapat bertahan hidup. Serta untuk masyarakat agar dapat lebih memahami dan tidak menyalah artikan makna dari modernisasi dan Lembaga Majelis Adat Aceh (MAA) yang telah berperan penting sebagai kontrol dalam masyarakat, untuk mensosialisasikan betapa pentingnya peran dan fungsi masyarakat dalam setiap bidang kehidupan, dengan tetap terfokus pada value atau nilai syariat islam yang berpedoman terhadap norma dan agama. Kata Kunci : Etika, Makan dan Minum, Perubahan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ADAB MAKAN DAN MINUM DALAM MASYARAKAT : KAJIAN SOSIOLOGI BUDAYA (Desi Novita Sari, 2016)

KAJIAN SOSIOLOGIS TERHADAP BUDAYA ORGANISASI( STUDI PADA DEWAN PENGURUS CABANG PARTAI KEADILAN SEJAHTERA KUTA ALAM BANDA ACEH ) (mustaqim, 2014)

ANALISIS NILAI SOSIAL BUDAYA PUISI DALAM SURAT KABAR SERAMBI INDONESIA: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA (Fakhrurrazi, 2013)

MUSEUM KOPI DI BANDA ACEH TEMA: NEO VERNAKULAR (Hafsah Sundaria Saidi, 2017)

ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL ASSALAMUALAIKUM BEIJING KARYA ASMA NADIA (Yuliani, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy