//

PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH, PERTUMBUHAN BIBIT, DAN PERTUMBUHAN VEGETATIF SERTA PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MARDIAH - Personal Name
SubjectCHILI
SEEDLING-NURSERY PRODUCTION
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Agroteknologi
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

RINGKASAN Mardiah. Perlakuan Benih Menggunakan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman terhadap Viabilitas dan Vigor, Pertumbuhan Bibit dan Pertumbuhan Vegetatif sertaProduksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dibawah bimbingan Syamsuddin sebagai ketua dan Efendi sebagai anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiahi pengaruh perlakuan benih dengan rizobakteri terhadapviabilitas dan vigor kekuatan tumbuh benih, dan pertumbuhan bibit tanaman cabai (peran rizobakteri sebagai pemacu pertumbuhan tanaman). Serta pengaruh interaksi antara perlakuan rizobakteri dengan varietas tanaman cabai terhadap pertumbuhan dan hasil di lapangan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, dan Laboratorium PAU IPB Bogor dan Laboratorium Bakteriologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB Bogor. Penelitian berlangsung dari bulan Juli 2014 sampai bulan Maret 2015. Percobaan daya hambat rizobakteri terhadap pertumbuhan koloni pathogen terbawa benih secara in vitro menggunakan rancangan acak lengkap. Percobaan diulang tiga kali. Sedangkan percobaan perlakuan benih dengan rizobakteri terhadap viabilitas dan vigor benih cabai merah menggunakan rancangan acak lengkap non factorial. Percobaan diulang tiga kali. Pengamatan meliputi potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, dan T50. Percobaanpengaruh perlakuan benih dengan rizobakteri terhadap pertumbuhan bibit cabai menggunakan rancangan acak lengkap non factorial dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi bibit, jumlah daun dan biomasa bibit. Efektivitas perlakuan benih dengan rizobakteri terhadappertumbuhan dan hasil cabai merah di lapangan menggunakan rancangan acak lengkap factorial. Percobaan diulang tiga kali. Parameter yang diamati tinggi tanaman dan diameter batang pada umur 30, 45, dan 60 hari setelah pindah tanam, jumlah cabang produktif (60 hsp), produksi (jumlah buah per tanaman, dan bobot buah per tanaman diamati pada umur 60 hsp). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan benih menggunakan rizobakteri memberikan dampak yang cenderung lebih baik terhadap peningkatan nilai viabilitas dan vigor benih cabai.Isolat rizobakteri 1NA-1, 2SPA-2, 1NA-13, 2KB-5, dan 1NA-3 potensial untuk dikembangkan sebagai rizobakteri kandidat pemacu pertumbuhan tanaman. Semuaisolat rizobakteri menghasilkan IAA, 4 isolat menghasilkan IAA dalam jumlah yang tinggi (12-26 µ/ml filtrate). Di samping itu, dari 16 isolat rizobakteri, 10 isolat memiliki kemampuan melarutkan fosfat. Perlakuan benih menggunakan rizobakteri meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman cabai merah. Diantara 16 isolatrizo bakteri yang dicobakan, 12 isolat secara efektif meningkatkan pertumbuhan tinggi bibit tanaman cabai umur 4 minggu setelah pindah tanam, 2 isolat rizobakteri secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tinggi bibit cabai pada umur 6 minggu setelah pindah tanam. Tiga isolate rizobakteri efektif meningkatkan jumlah daun bibit tanaman cabai. Dua isolate rizobakteri secara signifikan meningkatkan berat biomasa bibit. Tanggap varietas terhadap perlakuan benih menggunakan rizobakteri berbeda, karena perbedaan spesies rizobakteri yang digunakan. Terdapat dua spesies rizobakteri yang efektif meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai, yaitu isolate rizobakteri Pseudomonas capasiadan Pseudomonas dimuta. Varietas PM888 lebih unggul dibandingkan varietas tanaman cabai PM999 sehubungan dengan respon varietas terhadap perlakuan benih dengan rizobakteri berdasarkan evaluasi terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman. Sementara varietas PM999 lebih unggul terhadap parameter reproduksi tanaman. Kata Kunci: Isolat, Varietas, Pseudomonas capasiadan Pseudomonas dimuta, PM888, PM999

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERLAKUAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN (RPPT) TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SERTA PERTUMBUHAN BIBIT PADA DUA VARIETAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Musdalifah, 2015)

PENGARUH PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RHIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI VARIETAS PM999 (TASLIM, 2016)

EFEKTIFITAS DAYA HAMBAT RIZOBAKTERI TERHADAP PATOGEN TERBAWA BENIH SECARA IN VITRO DAN PERANANNYA SEBAGAI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADA DUA VARIETAS CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Malikul Mulki, 2018)

PENGARUH PERLAKUAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN (RPPT) TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR KEKUATAN TUMBUH BENIH SERTA PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Zidni Alvishahri, 2016)

PENGARUH PERLAKUAN BENIH DENGAN MENGGUNAKAN AGENS BIOKONTROL TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT RHIZOCTONIA SOLANI DAN PERTUMBUHAN BIBIT CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) (Dody Aswar, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy