//

STUDI SIFAT MEKANIK SUPERKONDUKTOR BI1.6PB0.4SR2CA2CU3OY YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE SOLID STATE REACTION

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ria Angrilla D - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Material superkonduktor Bi-2223 umumnya digunakan untuk aplikasi kabel/pita transmisi daya pada mesin-mesin energi superkonduktor, dimana dalam aplikasinya memerlukan pemahaman sifat-sifat mekanik bahan. Salah satu hal yang mempengaruhi sifat mekanik material Bi-2223 ini adalah proses pemanasan sintering pada sintesis bahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu sintering terhadap sifat mekanik material superkonduktor Bi-2223 dengan rumus kimia lengkap Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3Oy yang disintesa dengan metode solid state reaction pada suhu sintering 846 0C, dengan perlakuan variasi waktu sinter 30 jam, 32 jam, dan 34 jam. Sampel pelet yang diperoleh dilakukan karakterisasi/uji kekerasan Vickers (Vickers Number) dengan pembebanan konstan 0,2 kgf untuk mengetahui pengaruh variasi parameter waktu sinter tersebut terhadap sifat mekanik bahan. Selanjutnya berdasarkan nilai bilangan Vickers dihitung nilai dari sifat-sifat mekanik lainnya berupa Modulus Young, Yield Strength, Fracture Tougness, Surface Energy, dan Brittleness Index. Hasil pengujian kekerasan Vickers menunjukkan bahwa pengaruh waktu sinter 30 jam terhadap sifat mekanik bahan tidak dapat diketahui karena sampel menunjukkan mode kegagalan total akibat pembebanan impak yaitu berupa patahnya sampel menjadi dua bagian sehingga jejak indentor Vickers pada permukaan sampel tidak teramati. Sedangkan sampel dengan waktu sinter 32 jam diperoleh nilai bilangan Vickers 0,924 Gpa, Modulus Young 75,73 GPa, Yield Strength0,308GPa Fracture Tougness1,64272 N/m Energi Permukaan 17816 x 104 dan Brittleness Index 5,186 G/m Untuk sampel dengan waktu sinter 34 jam terjadi penurunan nilai bilangan Vickers menjadi0,905 GPa Modulus Young 74,17GPa Yield Strength0,301 GPa Fracture Tougness 1,628107,2N/m Surface Energy 17869 x 106dan Brittleness Index 5,0646 x 10-3 Penurunan tersebut menjadi indikasi menurunnya sifat mekanik sampel dengan pertambahan waktu sinter. Hasil ini berkolerasi dengan hasil uji XRD dan foto SEM pada penelitian sebelumnya dimana bertambahnya waktu sinter telah menyebabkan bertambahnya fasa impuritas dan ketidakteraturan butir yang sebagian besar terdistribusi pada batas butir sehingga membuat lemahnya konektivitas antar butir yang berakibat nilai kekerasan Vickers menurun, diikuti penurunan sifat-sifat mekanik lainnya. Kata kunci : bilangan Vickers, waktu sintering, Superkonduktor

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STUDI SIFAT MEKANIK SUPERKONDUKTOR BI1.6PB0.4SR2CA2CU3OY YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE SOLID STATE REACTION (Ria Angrilla D, 2016)

PENGARUH SINTERING BERULANG TERHADAP KARAKTERISTIK STRUKTUR MIKRO SUPERKONDUKTOR BI1,6PB0,4SR2CA2CU3OY (ROHAYA, 2015)

PENGARUH VARIASI WAKTU TAHAN SINTERING TERHADAP KARAKTERISTIK HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG TELUR AYAM RAS SEBAGAI KANDIDAT BONE GRAFT (APRILIYANI ARISKA PUTRI, 2016)

KARAKTERISASI GLASS IONOMER CEMENT SETELAH PENAMBAHAN HIDROKSIAPATIT DARI CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) MENGGUNAKAN X-RAY DIFFRACTION (RONITA, 2018)

FOTODEGRADASI ZAT WARNA INDIGO CARMINE MENGGUNAKAN KOMPOSIT α-FE2O3 DARI BIJIH BESI/BENTONIT (Murisna, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy