//

PENANGGULANGAN KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI (STUDI PADA PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT PETANI SEJAHTRA (GEMASIH) DI KECAMATAN BLANGPEGAYON KABUPATEN GAYO LUES)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ARINAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kemiskinan merupakan fenomena sosial yang selalu ada dalam kehidupan masyarakat. Berbagai penanggulangan kemiskinan dilakukan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu keluar dari belenggu kemiskinan. Di Kabupaten Gayo Lues yang penduduknya mayoritas memiliki matapencaharian sebagai petani, salah satu penanggulangan kemiskinan dilakukan oleh Pemda melalui pengembangan sektor pertanian. Program gerakan masyarakat petani sejahtra (Gemasih) adalah program untuk memberdayakan masyarakat petani dalam memanfaatkan lahan tidur yang mereka miliki untuk ditanami jagung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur dan pengaruh hasil penanaman jagung pada lahan tidur untuk penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana yang menjadi informan kunci sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari Dinas Pertanian, Gecik, Kepala Mukim, petani, informan kunci ini diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan konsep penangggulangan kemiskinan dalam gerakan masyarakat petani sejahtra (Gemasih) yaitu pemberdayaan masyarakat petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur yaitu masyarakat yang memiliki lahan namun tidak dimanfaatkan; masyarakat tersebut bergabung ke dalam salah satu kelompok tani jagung sebagai wadah bagi petani dalam melakukan usahatani jagung pada lahan tidur; melalui kelompok tani jagung tersebut pemerintah memberikan modal usaha tani jagung berupa bibit, pupuk dan herbisida; aktivitas pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami jagung oleh petani dilakukan setelah mereka menerima modal dari pemerintah (Dinas Pertanian) melalui kelompok tani mereka masing-masing; dan keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami jagung ini terus berlanjut walaupun pada priode tertentu mereka tidak menerima bantuan modal dari pemerintah (Dinas Pertanian). Pengaruh hasil penanaman jagung pada lahan tidur untuk penanggulangan kemiskinan yaitu meningkatnya hasil usahatani jagung yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan maupun bukan makanan, dan bertambahnya pengetahuan masyarakat serta kemampuan menerapkan teknologi usaha tani jagung pada lahan tidur. Kata Kunci: Penanggulangan Kemiskinan, Masyarakat Petani, Gerakan Masyarakat

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERBANDINGAN PENDAPATAN ANTARA PETANI NILAM DENGAN PETANI SEREH WANGI DI KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES (Sulkani, 2015)

PROSES PERALIHAN USAHA TANI NILAM KE SERAI WANGI DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES 1998-2014 (VERA, 2016)

DAMPAK PROFESI PETANI KOPI DALAM MENGURANGI KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI KOPI DI KABUPATEN ACEH TENGAH (MUHAMMAD DIMAS, 2020)

ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)

ANALISIS YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN KEUNTUNGAN PETANI JAGUNG DI KABUPATEN GAYO LUES (MUHAMMAD NAIN, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy