KERAGAAN NITROGEN DAN T-PHOSFAT PADA PEMANFAATAN LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE (CLARIAS GARIEPINUS) OLEH IKAN PERES (OSTEOCHILUS KAPPENI)DENGAN SISTEM RESIRKULASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KERAGAAN NITROGEN DAN T-PHOSFAT PADA PEMANFAATAN LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE (CLARIAS GARIEPINUS) OLEH IKAN PERES (OSTEOCHILUS KAPPENI)DENGAN SISTEM RESIRKULASI


Pengarang

AFRIANSYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1111102010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa seberapa besar peranan ikan peres dan tanaman kangkung sebagai komoditas tambahan yang dapat menurunkan kadar Nitrogen dan T-Phosfat yang berasal dari limbah budidaya ikan lele, untuk menganalisa parameter kualitas air pendukung pada wadah ikan peres, ikan lele dan wadah pemeliharaan tanaman kangkung serta untuk menganalisa kelangsungan hidup dan biomassa ikan peres, ikan lele dan tanaman kangkung. Penelitian ini dilakukan di Unit Pelayanan Teknis Balai Benih Ikan (UPT-BBI) Lukup Badak, kabupaten Aceh Tengah provinsi Aceh pada bulan Oktober hingga bulan November tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan menggunakan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan, penelitian ini juga menggunakan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung dan ikan peres tidak memberikan peranan yang berpengaruh untuk menurunkan nilai Nitrogen dan T-Phosfat yang berasal dari limbah budidaya lele, akan tetapi hal ini berpengaruh baik terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan (panjang dan berat), baik pada ikan peres, tanaman kangkung, maupun ikan lele. Parameter kualitas air pada penelitian ini tergolong dalam kisaran toleransi untuk budidaya ikan peres dan ikan lele. Pembudidaya diharapkan lebih menerapkan sistim resirkulasi, agar dapat meminimalisir jumlah pakan dan jumlah penggunaan air.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK