PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)


Pengarang

Adriani. H - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1102101010110

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN NIMBA (Azadirachta indica A.Juss) TERHADAP HISTOPATOLOGI GINJALTIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus)


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun nimba (Azadirachta indica A.Juss) terhadap ginjal tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan tikus putih (Rattus norvegicus) sebanyak 5 kelompok. Setiap kelompok terdiri 3 tikus putih dewasa yang diberi makan dan minum secukupnya. Kelompok kontrol hanya diberikan air dan masing-masing kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun nimba sebanyak 50mg/kgBB, 100mg/kgBB, 150mg/kgBB, dan 200mg/kgBB peroral selama 30 hari. Setelah perlakuan selesai pada masing-masing kelompok, hewan uji dieuthanasia dengan kloroform, dibedah dan diambil ginjalnya serta difiksai dengan formalin 10%. Dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Haematoksilin-Eosin. Analisis dilakukan secara diskriptif dengan membandingkan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan histopatologi ginjal, akibat pemberian ekstrak daun nimba seiring kenaikan dosis. Pada pemberian dosis 50mg/kgBB memperlihatkan kerusakan ringan (+), dosis 100mg/kgBB sedang (++), dosis 150mg/kgBB berat (+++), dan pada dosis 200mg/kgBB sangat berat (++++) pada ginjal tikus putih. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi pemberian dosis ekstrak daun nimba semakin parah kerusakan ginjal tikus putih.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK