ANALISIS MISKONSEPSI PADA KONSEP PRASYARAT ALJABAR YANG TERJADI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS MISKONSEPSI PADA KONSEP PRASYARAT ALJABAR YANG TERJADI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH


Pengarang

Nurlita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200160042

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nurlita (2013) Analisis Miskonsepsi pada Konsep Prasyarat Aljabar yang Terjadi
pada Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayah .


Konsep Prasyarat aljabar yang harus dipahami oleh guru sekolah dasar (SD)
diantaranya konsep bilangan dan operasi numerik, rasio/proporsi, dan urutan
operasi. Ketiga konsep prasyarat tersebut juga perlu dipahami mahasiswa PGMI
sebagai calon guru di SD. Kurangnya pemahaman terhadap konsep prasyarat
dapat menyebabkan terjadinya miskonsepsi pada siswa. Peneliti ini bertujuan
untuk (1) mengetahui pemahaman konsep prasyarat aljabar mahasiswa PGMI, (2)
menganalisis miskonsepsi apa saja yang terjadi pada mahasiswa PGMI untuk
konsep prasyarat aljabar, dan (3) menganalisis faktor penyebab miskonsepsi pada
konsep prasyarat aljabar yang dialami mahasiswa PGMI. Penelitian ini melibatkan
12 mahasiswa PGMI UIN Ar-Raniry. Data diperoleh melalui tes diagnostik dan
wawancara yang seterusnya dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) pemahaman mahasiswa pada konsep prasyarat aljabar
yaitu (a) hanya sedikit mahasiswa yang memiliki pemahaman bilangan prima dan
pembagian dengan nol, sebahagian mahasiswa memiliki pemahaman operasi
pecahan campuran, dan sebahagian besar mahasiswa memiliki pemahaman
konsep bilangan bulat dan operasi pecahan biasa, (b) hanya sebahagian
mahasiswa yang memiliki pemahaman konsep rasio/proporsi, dan (c) belum
semua mahasiswa memiliki pemahaman konsep urutan operasi, (2) mahasiswa
mengalami miskonsepsi pada konsep pecahan, bilangan prima, bilangan bulat,
operasi campuran, dan operasi pada bilangan pecahan, dan (3) penyebab
miskonsepsi pada (i) operasi bilangan pecahan karena kurang memahami pecahan
senilai dan kesalahan pada aturan. (ii) konsep bilangan bulat dan bilangan prima
karena pemahaman pengertian yang tidak akurat akan konsep, (iii) operasi
campuran karena kurang memahami operasi bilangan bulat negatif, (iv)
pembagian dengan bilangan nol karena asumsi awal mahasiswa yang menganggap
pembagian terhadap bilangan nol sama dengan perkalian terhadap bilangan nol.
Implikasi hasil penelitian yaitu perlunya upaya untuk memperbaiki pemahaman
mahasiswa calon guru terutama mahasiswa PGMI melalui tindakan yang tepat.

Kata Kunci: Miskonsepsi, Konsep Prasyarat Aljabar, Mahasiswa PGMI.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK