STRATEGI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SMA NEGERI 3 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SMA NEGERI 3 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

M. DAHLAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050068

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Pascasarjana., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

STRATEGI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR
DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL
GURU PADA SMA NEGERI 3 SEUNAGAN
KABUPATEN NAGAN RAYA

Oleh : M. Dahlan
NIM : 1009200050068

Komisi Pembimbing:

1. Prof. Dr. Cut Zahri Harun, M. Pd.
2. Dr. Nasir Usman, M. Pd.


ABSTRAK

Strategi kepala sekolah merupakan salah satu faktor penentu dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Peran kepala sekolah sebagai supervisor yaitu memberi masukan kepada tenaga kependidikan yang perlu dibenahi, dibina dan ditingkatkan kemampuan serta keterampilannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi perencanaan program, pelaksanaan program untuk mengaktifkan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), teknik supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah dan kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan profesional guru SMA Negeri 3 Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, komite sekolah, ketua MGMP, dan pengawas. Data dianalisis dengan cara mereduksi, display, mengambil kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program kepala sekolah disusun secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh personel sekolah pada setiap akhir tahun ajaran melalui kegiatan rapat dewan guru. Sekolah belum membentuk tim khusus dalam pengembangan kurikulum. Program yang disusun adalah: program tahunan, program semester, langkah-langkah perencanaan pembelajaran setiap bidang studi, model penilaian, kegiatan MGMP, menyediakan dan membagikan kalender pendidikan, buku tulis, dan alat tulis. (2) Strategi kepala sekolah dalam mengaktifkan MGMP adalah dengan memberlakukan absensi, pemberian insentif, mengikutsertakan diri sendiri dalam kegiatan kelompok kerja guru, serta akan menegur bagi guru yang tidak pernah hadir. (3) Teknik supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah yaitu dengan cara melaksanakan kunjungan kelas, observasi dan memperbaiki kekurangan dan kelengkapan perangkat pembelajaran. Pelaksanaan supervisi tidak semuanya berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan dan masih ada guru yang belum siap secara mental untuk dilakukan supervisi, dan (4) Kendala-kendala yang dihadapi kepala sekolah adalah menyangkut tentang sumber daya guru, kegiatan kepala sekolah yang sifatnya mendadak dan rendahnya motivasi guru yang mendekati masa pensiun untuk melaksanakan tugasnya masing-masing.

Kata Kunci: Strategi Kepala Sekolah, Supervisor dan Kompetensi Profesional Guru.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK