//

GAMBARAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS TERHADAP FAKTOR RISIKO DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Yuristia Paldista - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Hernia inguinalis adalah suatu keadaan ketika usus masuk ke dalam kanalis inguinalis melalui defek pada dinding perut. Hernia inguinalis merupakan salah satu kasus terbanyak di bagian bedah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kejadian hernia inguinalis terhadap faktor risikonya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di poliklinik bedah digestif dan bedah anak Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dengan sampel berjumlah 40 responden yang didapatkan menggunakan metode consecutive sampling selama bulan Februari - Maret 2012. Data hasil penelitian didapatkan responden terbanyak merupakan kelompok usia tua berusia lebih dari 61 tahun (30%), berjenis kelamin pria (85%), memiliki berat badan normal (34%), melakukan aktivitas fisik tinggi (71%), tidak memiliki riwayat hernia (75%), tidak memiliki riwayat keluarga (87,5%), tidak memiliki penyakit penyerta (65%), dan tidak memiliki riwayat kehamilan/multipara (97,5%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa hernia inguinalis lebih banyak terjadi pada pria berusia lebih dari 61 tahun dengan berat badan normal dan sering melakukan aktivitas tinggi, tetapi tidak memiliki riwayat hernia, riwayat keluarga, riwayat penyakit penyerta, dan kehamilan/multipara. Kata kunci: faktor risiko, hernia inguinalis ABSTRACT Inguinal hernia is a condition when the bowel enter the inguinal canal through a defect in the abdominal wall. Inguinal hernia is one of the largest surgical cases. The study was conducted to determine some risk factors that can trigger an inguinal hernia. The method used in this study was descriptive with cross sectional design. The study was conducted in digestive and pediatric surgery clinic Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Total sample were 40 respondents that obtained using a consecutive sampling method during February - March 2012. Data result showed a majority of respondents are in later adult hood group (≥ 61 years old) (30%), male (85%), normal weight (34%), high physical activity (71%), no history of hernia (75%), no family history (87.5%), no comorbidities (65%), and no history of pregnancy / multiparous (83.3%). The conclution of this study is that inguinal hernia is happened most in men who are above 61 years old with normal weight and do high physical activity, but no hernia history, family history, comorbidities, and no pregnancy/multiparous. Key words: inguinal hernia, risk factor

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH EMOSIONAL PEKERJA TERHADAP KINERJA; PENYAMPAIAN AFEKTIF SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI PADA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (YUNI ANANDA ZULFIDA, 2016)

PERKEMBANGAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN TAHUN 1979-2016 (Fitriana Dewinta, 2017)

FAKTOR RISIKO TERJADINYA PNEUMONIA BALITA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Yuni Ellyana, 2018)

GAMBARAN FAKTOR RISIKO DAN TATALAKSANA KANKER SERVIKS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE 2017-2018 (PUTRI YOZA KESUMA, 2019)

PENGARUH WORKAHOLIC DAN TUNTUTAN PEKERJAAN TERHADAP KEJENUHAN KERJA DENGAN KONFLIK PERAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI(STUDI PADA DOKTER MUDA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH) (RAHMI WARIZKI, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy