//

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS PADA DINAS CIPTA KARYA WILAYAH KERJA KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ilham Fadhillah Srg - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pembangunan dan pengembangan infrastuktur gedung merupakan salah satu fokus kegiatan yang dilakukan Pemerintahan Aceh saat ini. Beragam kegiatan proyek mulai dari pembangunan, rehabilitasi hingga pemeliharaan gedung sekolah merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang dianggarkan dalam APBD (Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah) dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Suatu proyek konstruksi gedung, biasanya dilaksanakan oleh kontraktor dengan menggunakan sistem manajemen proyek. Terjadinya keterlambatan waktu penyelesaian proyek akan merugikan semua pihak, mulai dari pelaksana proyek (kontraktor), konsultan, bahkan pemilik proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya keterlambatan pada pelaksanaan proyek gedung pada Dinas Cipta Karya Propinsi Aceh dan mengidentifikasi tindakan-tindakan yang dilakukan dalam menangani atau menyelesaikan keterlambatan yang terjadi pada pelaksanaan proyek di Dinas Cipta Karya Propinsi Aceh. Kuesioner yang disebarkan kepada 20 responden kelompok owner, kelompok kontraktor disebarkan sebanyak 15 kuesioner, sedangkan dari pihak konsultan sebanyak 5 kuesioner. Hasil pengolahan data dan pembahasan diperoleh 9 (sembilan) faktor teratas yang menjadi faktor-faktor penyebab keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksi gedung yaitu terlambatnya pengerahan tenaga kerja; kurangnya jumlah tenaga kerja; rendahnya produktivitas tenaga kerja; kurangnya tenaga ahli; kurangnya kemampuan dan pengalaman kontraktor; kurangnya jumlah material; terlambatnya pengadaan material; terlambatnya pengerahan alat; ketidaksesuaian metode kerja; dan pengaruh cuaca. Untuk tindakan penanganan/ penyelesaian keterlambatan yaitu: perpanjangan waktu kontrak; perubahan volume dan spesifikasi pekerjaan; kesepakatan tiga pihak; pemutusan kontrak; dan pengenaan denda; penambahan jumlah tenaga kerja; penambahan jumlah peralatan; penjadwalan ulang (re-scheduling) waktu. Kata kunci: Keterlambatan, proyek, konstruksi gedung, Kota Banda Aceh

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN YANG BERDAMPAK TERHADAP WAKTU PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH. (DARMAWI, 2019)

STUDI FAKTOR TENAGA KERJA, MATERIAL DAN PERALATAN SEBAGAI PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN DI KOTA SUBULUSSALAM (Syahru Ramadhan, 2015)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Rizki Aryanda, 2016)

KAJIAN FAKTOR NON EXCUSABLE DELAYS SEBAGAI PENYEBAB UTAMA KETERLAMBATAN PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Rina Safitri, 2016)

FAKTOR-FAKTOR PENTING PENYEBAB COST OVERRUN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN KOTA BANDA ACEH (Cut Rita Kemala, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy