//

EFEKTIFITAS JENIS DEKOMPOSER PADA KOMPOS UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA VAR ASCALONICUM)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rizal Mahfud - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dekomposer yang efektif pada pembuatan kompos dan varietas yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah serta interaksi diantara kedua faktor tersebut. Penelitian dilaksanakan di lahan Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Benih Hortikultura Saree, Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung dari bulan Juli sampai dengan Desember 2013. Lokasi penelitian memiliki jenis tanah Andisol. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah umbi bawang merah varietas yaitu Trisula dan Vietnam, pupuk kandang sapi, eceng gondok, titonia, serbuk gergaji, jerami padi, arang sekam, Trichoderma harzianum, Pseudomonas fluorescens P60, cacing tanah Lumbricus rubellus, insektisida yang berbahan aktif Metomil dan fungisida yang berbahan aktif Mancozeb. Alat-alat yang digunakan adalah cangkul, pisau, gembor, jangka sorong dan timbangan analitik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu jenis dekomposer dan varietas bawang merah. Jenis dekomposer terdiri dari empat taraf yaitu tanpa dekomposer, dekomposer Trichoderma harzianum, dekomposer Pseudomonas fluorescens P60, dan dekomposer cacing tanah Lumbricus rubellus. Faktor varietas terdiri dari dua taraf yaitu varietas Trisula dan Vietnam. Analisis laboratorium dilakukan pada tanah sebelum diaplikasi kompos. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, yang meliputi tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), bobot basah berangkasan, bobot kering berangkasan, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per plot dan potensi hasil per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dekomposer berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah pada umur 30 HST dan jumlah umbi per rumpun, berpengaruh nyata terhadap bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan namun ii berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HST, 45 HST, berat umbi per plot dan potensi hasil per hektar. Tinggi tanaman bawang merah, bobot basah berangkasan, bobot kering berangkasan, jumlah umbi per rumpun yang lebih baik didapat dari pemberian dekomposer Pseudomonas fluorescens P60. Berat umbi per plot dan potensi hasil per hektar cenderung lebih baik dijumpai pada pemberian jenis dekomposer Trichoderma harzianum. Varietas bawang merah berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 30, 45 HST, serta jumlah umbi per rumpun berpengaruh nyata terhadap bobot basah berangkasan; namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15 HST, bobot kering berangkasan, berat umbi per plot dan potensi hasil per hektar. Tinggi tanaman yang lebih baik dijumpai pada varietas Trisula pada umur 30 HST dan 45 HST. Bobot basah berangkasan, bobot kering berangkasan, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per plot dan potensi hasil per hektar yang lebih baik didapat pada varietas Trisula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang tidak nyata antara pemberian jenis dekomposer pada kompos dengan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Kata kunci : Dekomposer dan Allium cepa, Trichoderma, Pseudomonas dan Vermikompos.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PERBEDAAN INTENSITAS CAHAYA MATAHARI TERHADAP FASE MITOSIS SEL AKAR ALLIUM ASCALONICUM L. DAN ALLIUM CEPA L. (Rosnita Dwi Alafani, 2016)

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) DALAM PAKAN SEBAGAI SUMBER PREBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN SEURUKAN(OSTEOCHILUS VITTATUS) (Mayana, 2016)

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG (ALLIUM ASCALONICUM L.)SEBAGAI EFEK PEMBERIAN PUPUK KOMPOS KIRINYUH (CHROMOLENA ODORAT) DAN PUPUK NPK (syarfianda, 2015)

STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Nuni afrina, 2021)

PENGARUH DOSIS KOMPOS LIMBAH SERAI WANGI DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DI DATARAN TINGGI GAYO (WAHYUNI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy