//

TINGKAT APLIKASI SISTEM BIOSEKURITI PADA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Khairul Rijal - Personal Name

Abstrak/Catatan

TINGKAT APLIKASI SISTEM BIOSEKURITI PADA PETERNAKAN AYAM BROILER DI KABUPATAN ACEH BESAR Oleh : Khairul Rijal ABSTRAK Penelitian tentang tingkat aplikasi sistem biosekuruti pada peternakan ayam broiler di Kabupaten Aceh Besar telah dilaksanakan dari tanggal April-Juni 2015. Wilayah pelaksaan penelitian meliputi 4 Kecamatan di Kabupaten Aceh Besar yaitu Kecamatan Peukan Bada, Suka Makmur, Indrapuri dan Lembah Seulawah. Penelitian ini menggunkan metode survei sampling bertahap multistage sampling, dimana pengambilan sampel menggunakan lebih dari satu teknik probability sampling. Pada tahap awal digunakan teknik purposive sampling dimana lokasi survei yang dilakukan telah ditentukan berdasarkan jumlah usaha peternakan komersial ayam broiler yang terbanyak pada kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Besar. Dalam penelitian ini dipilih 4 kecamatan dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar yang memelihara peternakan ayam broiler secara komersial dalam jumlah yang banyak yaitu Kecamatan Peukan Bada, Suka Makmur, Indrapuri dan Lembah Seulawah. Selanjutnya sampel yang akan diambil dibagi secara bertingkat (stratified random sampling) dimana responden yang diambil dibagi ke dalam tiga katagori yaitu responden yang memiliki ayam broiler dari ≤ 5000 ekor per sekali panen, responden yang memiliki ayam broiler dari 5001-10.000 ekor per sekali panen dan responden yang memiliki ayam broiler dari > 10.000 ekor per sekali panen. Sampel setiap kecamatan diambil 30% untuk strata I dan Strata II dan 50% untuk strata III. Parameter yang diamati meliputi sistem pemiliharan ternak responden dan tingkan aplikasi sistem biosekuriti pada peternakan ayam broiler di Kabupaten Aceh Besar dan harapan dari penerapan aplikasi biosekuriti untuk mencegah ternak terkontaminasi dengan penyakit yang menular. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan biosekuriti pada peternakan unggas di Kabupaten Aceh Besar masih rendah, dimana prinsip-prinsip biosekuriti seperti tersedianya baju bagi pengunjung, tempat cuci kaki pada saat masuk kandang serta penyemprotan mobil masuk ke lokasi peternakan belum diterapkan secara optimal oleh peternak. Dalam penelitian ini juga diperoleh informasi bahwa pentingnya biosekuriti dalam suatu usaha peternakan telah diketahui oleh sebagian besar responden baik melalui media baik TV, koran, radio atau kelompok peternak. Kata kunci : ayam broiler, sistem biosekuriti, survey and Aceh Besar. THE LEVEL OF BIOSECURITY APPLICATION AT BROILER ENTERPRISE IN ACEH BESAR REGION By: Khairul Rijal ABSTRACT The study on the level of biosecurity application at broiler enterprise in Aceh Besar region was already conducted from April to June 2015. The areas of study encompassed 4 districts in Aceh Besar regency namely Peukan Bada, Suka Makmur, Indrapuri dan Lembah Seulawah. The method used in this study was multistage sampling, in which data were collected by using more than one probability sampling. At the first stage, it used purpose sampling in which survey locations were determined based on the highest broiler number in districts of Aceh Besar region. In this study was selected 4 districts out of 23 districts in Aceh Besar region namely Peukan Bada, Suka Makmur, Indrapuri dan Lembah Seulawah. The next stage, selected regions were divided into stratified random sampling where selected samples were divided into three respondent categories is that respondents owned broiler ≤ 5000 per harvest, respondents owned broiler from 5001-10.000 per harvest and respondents owned broiler > 10.000 per harvest. Sample at each district was taken 30% for strata I and II, meanwhile for strata III was taken 50% of sample population. The results of the study concluded that the level of biosecurity application in Aceh Besar region was low indicated by lower application of security principles such as no barn coats and special booths for visitors, no sanitation process (hand and feed desinfectant washing) prior to entering the barns and no spraying vehicles prior to entering the barns. In this study, it was also found information that the important of biosecurity has been known by most of farmers through TV, newspaper, radio and other group farmers. Key words : broiler, biosecurity, applicaation, survey, and Aceh Besar.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

SEJARAH PERTERNAKAN AYAM BOILER DI KABUPATEN ACEH BESAR 1995-2016 (Mirza Saputra, 2018)

PENERAPAN BIOSEKURITI PADA KANDANG OWN FARM PT. INDOJAYA AGRINUSA TANJUNG ANOM DELI SERDANG (INDRA SIDAKKAL HARAHAP, 2018)

MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT PADA AYAM BROILER PADA PT. INDOJAYA AGRINUSA (RISNAWATI, 2018)

RISIKO PADA INDUSTRI PETERNAKAN AYAM BROILER DENGAN MENGGUNAKAN METODE Z-SCORE DAN VAR (VALUE AT RISK) (HERI TRI IRAWAN, 2019)

MANAJEMEN PRODUKSI TERNAK AYAM PARENT STROCK BROILER DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TELUR DI PT. JAPFA COMFEED INDONSEIA TBK. BREEDING FARM 01 BANDAR MASILAM KABUPATEN SIMALUNGUN SUMATERA UTARA (DONI RAHWANA SYAHPUTRA, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy