STUDI ALKILPARABEN UNTUK PENENTUAN INDEKS RETENSI KOVATS DAN WAKTU MATI PADA RP-HPLC DENGAN SISTEM PELARUT MEOH/H2O | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    KARYA KERJA ILMIAH

STUDI ALKILPARABEN UNTUK PENENTUAN INDEKS RETENSI KOVATS DAN WAKTU MATI PADA RP-HPLC DENGAN SISTEM PELARUT MEOH/H2O


Pengarang

mahmudi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200230006

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Magister Ilmu Kebencanaan., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dalam rangka pengembangan dan aplikasi metode penentuan waktu mati (t0) pada Kromatografi Cair dari yang telah pernah dan berhasil diterapkan di GC. Waktu mati merupakan parameter yang sangat penting untuk penentuan parameter lain seperti Faktor kapasitas (k’), retensi relative (tR’) dan indeks retensi kovats (RI), sehingga didapat hasil berupa data base yang bisa diterapkan dalam intrumentasi GC dan RP-HPLC. Penentuan waktu mati dengan menggunakan 2 metode yaitu metode linearisasi dan metode iterasi, sehingga didapat nilai indeks retensi kovats dari senyawa uji pada sistem RP-HPLC yang berbasis dua standar yaitu deret homolog n-alkana sebagai standar primer dan deret homolog alkilparaben sebagai standar sekunder. Hasil penelitian menunjukkan deret homolog alkilparaben terbukti dapat digunakan untuk penentuan indeks retensi Kovats dalam RP-HPLC dengan memanfaatkan n-alkana sebagai standar primer dengan koefisien korelasi yang sangat baik terutama pada sistem pelarut MeHO/H2O (90:10). Pada sistem pelarut MeHO/H2O (90:10) untuk nilai indeks retensi kovats seyawa ujiBetametasondanHidrokortisonadalah 1182,68 dan 1006, 50.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK