//

IMPLEMENTASI KONSEP MAX WEBER DALAM REFORMASI BIROKRASI PADA DINAS KESEHATAN ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Erich Yuarif Rustam - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK ERICH YUARIF IMPLEMENTASI KONSEP MAX WEBER DALAM RUSTAM, REFORMASI BIROKRASI PADA DINAS KESEHATAN 2016 ACEH Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (Prof. Dr. Adwani, SH, M.Hum, Radhi Darmansyah, M.Sc) Birokrasi yang terjadi pada Dinas Kesehatan Aceh belum sesuai dengan teori yang ada seperti teori yang dikemukaan oleh Max Weber yaitu birokrasi dengan konsep ideal dan kinerja yang profesional karena pada Dinas Kesehatan Aceh kerap terjadi pergantian jabatan yang belum berakhir masa jabatannya dan penyebab kinerja birokrat yang tidak profesional. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep Max Weber dalam reformasi birokrasi di Dinas Kesehatan Aceh serta untuk mengetahui penyebab terhambatnya konsep Max Weber dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi Dinas Kesehatan Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data primer yang perolehan datanya melalui wawancara serta pengumpulan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konsep Max Weber dalam reformasi birokrasi Dinas Kesehatan Aceh dilihat dari prinsip tipe ideal birokrasi yang rasional, belum sepenuhnya berjalan dengan baik, serta ada penyebab terhambatnya implementasi konsep Max Weber dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi Dinas Kesehatan Aceh yaitu adanya pengaruh politik yang kuat serta pergantian SKPA yang sewaktu-waktu berganti menyebabkan kinerja birokrasi tidak efesien, profesional dan netral. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Aceh untuk lebih baik dalam menjalankan tugas serta betul-betul meimplementasikan Undang-undang dan roap map yang telah ditetapkan dengan baik dan optimal sehingga terciptanya tatanan pemerintahan yang ideal menurut konsep Max Weber. Disarankan juga kepada masyarakat agar lebih peka dan lebih mengerti tentang situasi dan keadaan yang sedang terjadi pada pemerintahan, supaya masyarakat turut andil dalam upaya pemerintahan menuju pemerintah yang baik dan bersih. Kata Kunci: Birokrasi, Reformasi, Kekuasaan. ABSTRACT ERICH YUARIF THE IMPLEMENTATION OF MAX WEBER’S RUSTAM, CONCEPT IN BUREAUCRATIC REFORM OF 2016 DEPARTMENT OF HEALTH OF ACEH Faculty of Social and Political Sciences of SyiahKuala University (Prof. Dr. Adwani, SH,M.Hum, Radhi Darmanysah, M.Sc) Bureaucracy of Department of Health of Aceh is not in accordance with the ideal concept and professional performance of Max Weber’s theory, as what occurs in Department of Health of Aceh; frequent changes of positions that have not ended yet and causes of unprofessional bureaucratic performance. This thesis aimed to find out the implementation of Max Weber’s conceptin holding bureaucratic reform of Department of Health of Aceh and to find out some causes that hampered the implementation of Max Weber’s concept in holding bureaucratic reform of Department of Health of Aceh. The method used in this study was qualitative method with descriptive approach. The techniques of data collection used were primary data collection and secondary data collection. The primary data collection was obtained from interview. The secondary data collection was obtained from library study and documentation. The result of the study showed that the implementation of Max Weber’s concept in bureaucratic reform of Department of Health of Aceh reviewed from the principle of ideal type of rational bureaucracy, the bureaucracy of Department of Health of Aceh, has not completely run well. There were also some causes that hampered the implementation of Max Weber’s concept in holding bureaucratic reform of Department of Health of Aceh that made the bureaucratic performance was not efficient, professional, and neutral. It is suggested to the Aceh Government to run the government wheel better and completely implement the Law and road map set in order to crate ideal government structure as Max Weber’s concept. It is also suggested to the society to be more aware and understand the situation that occurs in governance, so that the society can contribute to create good and clean governance. Keywords: Bureaucracy, Reformation, Dominance.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DAN REFORMASI BIROKRASI TERHADAP GOOD GOVERNANCE SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA SATUAN KERJA PEMERINTAH (STUDI PADA PEMERINTAH ACEH) (Arief Jauhari, 2015)

PELAYANAN PUBLIK BERBASIS REFORMASI DAN BIOKRASI DAN E-GOVERNTMENT DALAM MENINGKATKAN KINERJA : STUDI EMPIRIS PADA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (NANIK KURNIAWATI, 2019)

PENGARUH REFORMASI BIROKRASI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA SEKRETARIAT DAERAH ACEH (M. AHDI SATRIA, 2020)

PERIZINAN DAN PENGAWASAN BAHAN GALIAN C OLEH BIDANG MINERAL DAN BATUBARA DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI ACEH (RAHMAT IMDAR, 2019)

FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PELAKSANAAN KINERJA BIROKRASI PUBLIK PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ACEH BESAR (Siti Sabariah, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy