PERAN MANTAN PASUKAN INONG BALEE PASCA MOU HELSINKI DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERAN MANTAN PASUKAN INONG BALEE PASCA MOU HELSINKI DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Tari Annisha Fhonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110103010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
TARI ANNISHA FHONNA PERAN MANTAN PASUKAN INONG BALEE PASCA MoU HELSINKI
2016 DI KABUPATEN PIDIE
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (xiii, 101), pp., bibl., app
(Dr. Effendi Hasan, MA, dan Cut Maya Aprita Sari, S.Sos, M.Soc.Sc)
Dalam pembangunan perdamaian mantan pasukan inong balee dapat berperan pada aspek politik, ekonomi dan sosial namun peran mantan pasukan inong balee belum terwujud secara maksimal akibat adanya kendala-kendala yang dihadapi mantan pasukan inong balee. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran mantan pasukan inong balee dalam pembangunan perdamaian yang dilihat dari aspek ekonomi, politik dan sosial di Kabupaten Pidie pasca MoU Helsinki dan kendala yang dihadapi mantan pasukan inong balee dalam pembangunan perdamaian pasca MoU Helsinki di kabupaten Pidie. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan di lakukan melalui wawancara informan dan dokumen penting dari KIP kabupaten Pidie serta BP2A kabupaten Pidie, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, butir-butir MoU Helsinki dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitan menunjukkan bahwa peran mantan pasukan inong balee dalam aspek politik, ekonomi dan sosial tidak dapat berperan dengan baik. Kendala yang dihadapi oleh mantan pasukan inong balee dalam mewujudkan ketiga aspek tersebut, dikarenakan adanya adanya kendala internal yang berasal dari diri mantan pasukan inong balee akibat mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi, kurang memberikan dukungan terhadap sesama mantan pasukan inong balee, kurangnya rasa percaya mantan pasukan inong balee terhadap pihak lain serta kendala eksternal yang berasal dari budaya patriarki dan kurangnya dukungan dari BP2A dan KPA terhadap mantan pasukan inong balee. Kepada Pemerintah Aceh dan KPA agar lebih memperhatikan dan memberdayakan mantan pasukan inong balee.
Kata Kunci: Peran, Mantan Pasukan Inong Balee, Peace Building


ABSTRACT
TARI ANNISHA FHONNA ROLES OF THE TROOPS OF EX INONG BALEE AFTER MoU HELSINKI
2016 IN THE DISTRICT OF PIDIE
Faculty of Social and Political Science University of Syiah Kuala (xiii, 101), pp., bibl., app


(Dr. Effendi Hasan, MA, dan Cut Maya Aprita Sari, S.Sos, M.Soc.Sc)
In the construction of peace, the troops of ex inong balee can play a role in the political, economic and social forces but these roles has not been applied to the fullest due to the constraints faced by the force. This study aims to determine how the role of the troops of ex inong balee in peace-building as seen from the aspect of economic, political and social in Pidie District after the MoU Helsinki and the constraints faced by the troops of ex inong balee in peace-building after the MoU Helsinki in Pidie district. Data required in this study were obtained through field research and literature. The field research was done through interviews with reliable informants and reference documents of KIP Pidie District and BP2A Pidie District, while literature research done by reading textbooks, points of MoU Helsinki and reading other materials related with this research. The results showed that the role of the troops of ex inong balee in the political, economic and social not able to applied properly. Obstacles faced by the troops of ex inong balee in applying these three aspects are the internal constraints that come from themselves because they do not have a background in higher education, provide less support to fellow troops, lack of confidence in the troops of ex inong balee against the other party as well as external constraints emanating from the patriarchal culture and the lack of support from the former BP2A and KPA to the troops of ex inong balee. To the Government of Aceh and KPA should pay more attention and empower the forces The troops of ex inong balee.
Keywords: Role, The troops of ex inong balee, Peace Building

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK