//

KAJIAN FAKTOR NON EXCUSABLE DELAYS SEBAGAI PENYEBAB UTAMA KETERLAMBATAN PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rina Safitri - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pelaksanaan sebuah proyek konstruksi pada umumnya mengalami permasalahan keterlambatan dan persoalan ketidakpastian waktu penyelesaian sesuai yang sudah ditetapkan dalam kontrak.Akibat dari keterlambatan bisa berdampak kepada kesejahteraan sosial dan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mengkaji 10 faktor teratas Non excusable delays yang menjadi penyebab terjadinya keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi bangunan gedung di Kota Banda Aceh dan melakukan penelitian lanjutan untuk mencari metode pekerjaan yang tepat dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek untuk menghindari terjadinya keterlambatan.Penelitian di lakukan pada proyek konstruksi bangunan gedung yang dikerjakan tahun anggaran 2014 dan2015. Metode Penelitian dengan mengumpulkan data sekunder dan data primer. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 25 pertanyaan dengan skala penilaian Likert.Pengolahan data dengan melakukan analisa reliabilitas, analisa frekuensi dan analisa frekuensi index dengan menggunakan alat bantu komputasi Microsoft Excel. Berdasarkan hasil uji reliabilitas menunjukkan kuesioner layak digunakan karena memiliki nilai Cronbach Alpha0,62 ≥ 0,6. Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka 10 faktor teratas faktor-faktor non excusable delaysyang menjadi penyebab utama keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi bangunan gedung di Kota Banda Aceh berdasarkan hasil jawaban dominannya sangat setuju (SS) adalahfaktor banyaknya pekerjaan ulang(FI=0,984); faktor supplier tidak bisa diandalkan (FI=0,968); faktor keterlambatan dalam penyediaan bahan ke lokasi(FI=0,960); faktor tingginya harga/sewa peralatan (FI=0,952); faktor tidak tepat memprediksi harga bahan bangunan(FI=0,936); faktor tingginya biaya transportasi peralatan(FI=0,904); faktortingginya suku bunga pinjaman bank (FI=0,896); faktor kurangnya koordinasi antara kontraktor utama dan sub kontraktor(FI=0,848); faktor pengiriman material terlambat(FI=0,864); danfaktor kurangnya kemampuan sub kontraktor dalam hal pendanaan (FI=0,832). Kata kunci :Non Excusable Delays, Faktor, Konstruksi Gedung.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

FAKTOR-FAKTOR UTAMA NON EXCUSABLE DELAYS YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN ACEH JAYA. (Junaidi, 2014)

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN YANG BERDAMPAK TERHADAP WAKTU PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH. (DARMAWI, 2019)

ANALISIS PENYEBAB TIME DELAYS DAN COST OVERRUNS DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Siswanto, 2015)

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS PADA DINAS CIPTA KARYA WILAYAH KERJA KOTA BANDA ACEH) (Ilham Fadhillah Srg, 2016)

KAJIAN KETERLAMATAN PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG PKP2A IV LAN ACEH (Masyitah Jumaidi, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy