PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS LINN) TERHADAP DAYA HAMBAT PSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN-VITRO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS LINN) TERHADAP DAYA HAMBAT PSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN-VITRO


Pengarang

Fika Ariska - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101030120

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Daun pacar kuku merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian dilakukan untuk menguji daya hambat Pseudomonas aeruginosa terhadap ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.). Penelitian ini menggunakan design eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. Pengulangan masing-masing dilakukan sebanyak 4 kali. Perlakuan terdiri dari ekstrak etanol daun pacar kuku dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan
75%. ciprofloxacin 5 µg dan aquadest masing-masing digunakan sebagai kontrol positif dan kontrol negatif. Ekstrak daun pacar kuku diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji DUNCAN. Berdasarkan hasil uji ANOVA yang dilakukan diperoleh nilainya adalah 442,680. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan 75% menghasilkan zona hambat rata-rata terhadap pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa masing-masing sebesar
5,87 mm, 8,12 mm, 10,2 mm dan 13,0 mm. Hasil analisis data diperoleh bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku pada seluruh konsentrasi menunjukkan perbedaan yang nyata dalam menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dibandingkan kontrol negatif. Jika dibandingkan dengan kontrol positif, setiap jenis konsentrasi juga memiliki hubungan yang berbeda nyata, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku pada seluruh konsentrasi dapat menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin besar zona hambat yang terbentuk.

Kata Kunci: Lawsonia inermis L., Pseudomonas aeruginosa, daya hambat.






ABSTRACT

Nail Henna Leaves is one of traditional medicine that has antibacterial activity. This research was conducted to test the inhibition of Pseudomonas aeruginosa againts ethanol leaf extract nails. This research used completely randomized design method divided to 4 treatmaent groups and 2 control groups. Each repetition is done 4 times. The treatment groups consist of Henna leaves extract with concentration 12,5%, 25%, 50% and 75%. Positive control was ciprofloxacin 5 µg and negative control was aquadest. Antibacterial effect test used Kirby-Bauer disc diffusion method. The ethanol extract of Henna leaves were obtained by maceration technique using ethanol 96% as solvent. Data of this research were analyzed by ANOVA followed by DUNCAN. Based on the results of test conducted ANOVA obtained value is 442,680. The results showed that Henna leaves extract in concentration 12,5%, 25%, 50% and 75% provide average inhibition area respectively 5,87 mm, 8,12 mm, 10,2 mm and 13,0 mm. The result showed that Henna leaves extract in concentration 12,5%, 25%, 50% and 75% had significant differences in inhibiting the growth of Pseudomonas aeruginosa compared to negative control. If compared to the positive control, every kind of concentration has a significantly different connection, it can be concluded that Henna leaves extract entire concentration can inhibit the growth of Pseudomonas aeruginosa. The higher concentration of extract, the greater inhibition area was formed.

Keywords: Lawsonia inermis L., Pseudomonas aeruginosa, antibacterial activity

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK