//

PENGARUH INTERAKSI CANDIDA ALBICANS DAN STREPTOCOCCUS MUTANS TERHADAP PERUBAHAN PH SALIVA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurfal Zikri - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nama : Nurfal Zikri Program Studi : Kedokteran Gigi Judul : Pengaruh Interaksi Candida albicans dan Streptococcus mutan Terhadap Perubahan pH saliva. Candida albicans merupakan agen utama terjadinya kandidiasis rongga mulut dan Streptococcus mutans merupakan bakteri penyebab utama karies gigi. Dalam perkembangannya kedua mikroorganisme ini saling berinteraksi membentuk lapisan biofilm sebagai salah satu upaya untuk mempertahanan diri dari respon imun. pH merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberadaan dan perkembangbiakan C. albicans dan S. mutans. Candida albicans dapat tumbuh pada variasi pH asam, basa maupun netral. Jamur ini mampu bertahan hidup dengan baik pada pH antara 4,5 — 6,5, demikian halnya S. mutans. pH asam dalam rongga mulut tidak hanya memudahkan perkembangbiakan C. albicans dan S. mutans namun juga mendukung terjadinya demineralisasi email. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pH saliva setelah C. albicans diinteraksikan dengan S. mutans. Saboraud Dextrose Agar (SDA) dan pepton digunakan sebagai media untuk pertumbuhan C. albicans, sedangkan untuk biakan S. mutans digunakan Muller Hinton Agar (MHA) dan Tripticase Soy Broth (TSB). Pengukuran pH saliva setelah C. albicans dengan S. mutans diinkubasi selama 72 jam dilakukan dengan menggunakan pH meter. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan pH saliva buatan setelah kedua mikroorganisme tersebut diinteraksikan pada pH 4, 5, 6 ,8 dan 9 menjadi pH 7,3 -7,7. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua mikroorganisme tersebut dapat merubah pH asam dan basa menjadi netral. Kata Kunci : Candida albicans, Streptococcus mutans, Biofilm, pH ABSTRACT Name : Nurfal Zikri Study Program : Biology oral Title : The Effect of Candida albicans and Streptococcus mutants Interaction to Salivary pH Chage. Candida albicans is the main agent of oral candidiasis and the Streptococcus mutans is a major cause of dental caries. In the development both of these microorganisms interact with each other to form a layer of biofilm as an effort to retain its self from the immune response. pH is one factor that affects the existence of C. albicans and S. mutans reproduction. Candida albicans can growth at pH variation such as acid, bases and neutral. This fungus can survive well at pH between 4,5 — 6,5, equel to the S. mutans. Acidic pH in the oral cavity not only allows the reproduction of C. albicans and S. mutans, but it can accelerate the occurrence email demineralization. The purpose of this study was to know the salivary pH changes after C. albicans was interacted with S. mutans. Saboraud Dextrose Agar (SDA) and peptone were used as a medium for the growth of C. albicans, while for the cultured of S. mutans used Muller Hinton Agar (MHA) and Tripticase Soy Broth (TSB). Measurement of salivary pH after interaction of and C. albicans with S. mutans were incubated for 72 hours performed by using a pH meter. The data obtained were analyzed by ANOVA. The results showed the existence of artificial saliva pH changes after the two microorganisms were interacted at pH 4, 5, 6, 8 and 9 to pH 7,3 -7,7. From this study it can be concluded that both of these microorganisms can alter the pH of acids and bases become neutral. Keyword : Candida albicans , Streptococcus mutans, Biofilm, pH

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AKTIVITAS PEMBENTUKAN BIOFILM STREPTOCOCCUS MUTANS DAN CANDIDA ALBICANS SETELAH DIPAPAR DENGAN CIGARETTE SMOKE CONDENSATE DAN MINUMAN PROBIOTIK (Fina Maghfirah, 2017)

GAMBARAN PERTUMBUHAN AGGREGATIBACTER ACTINOMYCETEMCOMITANS DENGAN CANDIDA ALBICANS DALAM BERBAGAI PH SALIVA BUATAN (RINA RAHADIANUR, 2015)

INTENSITAS ADHESI CANDIDA ALBICANS ATCC 10261 SETELAH DI LEBEL DENGAN SALIVA PEROKOK PENGGUNA KAWAT ORTODONTIK CEKAT (SECARA IN VITRO) (Annisa Putri Zainuddin, 2018)

KEMAMPUAN PORPHYROMONAS GINGIVALIS MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS DALAM BERBAGAI PH SALIVA BUATAN (Vivi Zayanti, 2016)

AKTIVITAS DAYA HAMBAT EKSTRAK GRACILARIA VERRUCOSA TERHADAP PEMBENTUKAN BIOFILM CANDIDA ALBICANS SALIVA PEROKOK (Adintya Humaira, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy