//

WILLINGNESS TO PAY PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hayatun Rahmi - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Judul : Willingnes To Pay Pengelolaan Bank Sampah di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Nama : Hayatun Rahmi NIM : 1201101010092 Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Ekonomi Pembangunan Dosen Pembimbing : Muhammad Ilhamsyah Siregar S.E, M.A Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesediaan masyarakat dalam membayar (WTP) pengelolaan bank sampah. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Darussalam dengan mengambil 100 sampel yang dipilih secara acak dari tiga Mukim yaitu Siem, Lambaro Angan dan Tungkop. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variabel tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan dan prasarana berupa fasilitas tong sampah, fasilitas tong sampah organik, fasilitas retribusi sampah, fasilitas lembaga pengelolaan sampah rumah tangga dan fasilitas pembuangan sampah terpadu hanya terdapat dua variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap WTP bank sampah di kecamatan Darussalam, yaitu variabel pendapatan dan variabel prasaran berupa fasilitas tong sampah organik. Besaran nilai rata-rata WTP yaitu Rp 65.000.00 dan nilai total economic value (TEV) yaitu sebesar Rp 1.905.286.00 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, banyak terdapat masyarakat yang kurang perhatian dalam mengolah sampah dan banyak masyarakat yang belum mendapatkan sarana dan prasarana persampahan, peneliti merekomendasikan agar pemerintah memberikan insentif bank sampah serta memberikan fasilitas persampahan dan melakukan kegiatan sadar lingkungan secara berkelanjutan kapada masyarakat. ABSTRAK This study aims to determine the public’s willingness to pay (WTP) waste bank management. This research was conducted in the district Darussalam by taking 100 samples were which selected randomly from three Mukim namely Siem, Lambaro Angan and Tungkop. The model used in this research is multipler linear regression. The results showed that the variables education level, number of dependents, income and infrastructure such as facilities dustbin, facilities cans of organic waste, the facility waste retribution, facility management agency of household waste and garbage disposal facilities integrated there are have two variables that positively and significantly influence on the WTP waste bank in the district Darussalam, suchas income and infrastructure that is facility of organic trash cans. The value of the average WTP is Rp 65.000.00 and the value of total economic value (TEV) is Rp 1.905.286.00. Based on the research that was conducted, there were many people who are less of a concern in recycling the garbage many people who did not get the facilities and infrastructure of garbage, the researchers recommended that the government should give banks incentives garbage, provide solid waste facilities in a sustainable conducted activities that realize on the awareness of environment.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGORGANISASIAN MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH “GEMA BERSATU” DI GAMPONG ATEUK PAHLAWAN KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH (MUTIA RAHMI, 2016)

ANALISIS WILLINGNESS TO PAY MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA BANDA ACEH (Yuly Arnita, 2018)

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH (AMRIAN BAHTERA, 2020)

TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH (TEUKU M HAFIZH, 2018)

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH ACEH BESAR TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH (Muji Bussalim, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy