PENGARUH PENYEMPITAN JALAN PADA JEMBATAN (BOTTLENECK) TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : JEMBATAN LAMNYONG, JALAN TEUKU NYAK ARIEF BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PENYEMPITAN JALAN PADA JEMBATAN (BOTTLENECK) TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : JEMBATAN LAMNYONG, JALAN TEUKU NYAK ARIEF BANDA ACEH)


Pengarang

A R I A D I - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200060112

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH PENYEMPITAN JALAN PADA JEMBATAN (BOTTLENECK)
TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS(STUDI KASUS : JEMBATAN
LAMNYONG, JALAN TEUKU NYAK ARIEFBANDA ACEH)
Oleh :
Ariadi
NIM. 1209200060112
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. M. Isya, MT
2. Dr. Irin Caisarina, ST, M.Sc
ABSTRAK
Jalan Teuku Nyak Arief merupakan salah satu ruas jalan di Kota Banda Aceh dengan
volume lalu lintas yang sangat padatkarena berhubungan langsung dengan kawasan pusat
pendidikan dan sering mengalami kemacetan, terutama pada jembatan Lamnyong. Pada
saat memasuki jembatan tersebut terjadi perbedaan karakteristik geometrik jalan dari 3
lajur menyempit menjadi 2 lajur, yang mengakibatkan kecepatan kendaraan menjadi
berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara volume,
kecepatan dan kepadatan lalu lintas akibat terjadinya penyempitan jalan, serta untuk
mengetahui nilai volume dan kepadatan maksimum baik pada segmen jalan normal
maupun pada segmen jalan menyempit pada lokasi penelitian. Pengumpulan data lapangan
dilakukan selama 3 hari yaitu hari Senin, Rabu dan Kamis (tanggal 9, 11, dan 12 Maret
2015) selama 6 jam setiap harinya yaitu pada jam puncak pagi hari jam 07.00 - 09.00
WIB, siang hari jam 12.00 - 14.00 WIB, dan sore hari jam 16.00 - 18.00 WIB. Selama 6
jam pengamatan terdapat 24 kelompok interval waktu 15 menit. Analisis data didasarkan
pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan menggunakan perangkat
lunak Microsoft Excel. Dalam menentukan hubungan karakteristik lalu lintas digunakan
tiga metode yaitu linier Greenshield, logaritmik Greenberg dan eksponensial Underwood.
Dari hasil analisis diketahui bahwa model hubungan yang sesuai untuk ruas jalan Teuku
Nyak Arief (pada jembatan Lamnyong) adalah model Underwood dengan persamaan
model matematis S = 30,65. e
-0,0045(D)
untuk hubungan kecepatan dan kepadatan (S-D) ; V
= 755,77 . S - 220,55 . S (Ln.S) untuk hubungan volume dan kecepatan (V-S) ; dan V =
30,65. D . e
-0045(D)
untuk hubungan volume dan kepadatan (V-D), dengan nilai koefisien
determinasi (R
2
) = 0,9145. Volume maksimum (Vm) dan kepadatan maksimum (Dm)
terjadi pada hari Rabu, dengan nilai Vm = 2598 smp/jam dan nilai Dm = 947 smp/km.
Kata Kunci : Volume, kecepatan,kepadatan lalu lintas, linier Greenshield, logaritmik
Greenberg, eksponensial Underwood

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK