//

PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU OLEH PENGGUNA JASA DALAM PEMBANGUNAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI KOTA HIJAU

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ilham Akbar - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pembangunan gedung-gedung bertingkat yang semakin gencar dilakukan sepertinya kurang memperhatikan dampak yang ditimbulkan baik dalam tahap pelaksanaan maupun dalam tahap operasional bangunan. Salah satu solusi yang gencar ditawarkan belakangan ini yaitu konsep konstruksi hijau. Konsep konstruksi hijau juga termasuk dalam salah satu konsep kota hijau yang merupakan konsep pembangunan Kota Banda Aceh. Namun, kurangnya pemahaman dan belum adanya peraturan tegas mengenai konsep konstruksi hijau membuat penerapannya masih terbatas pada sebuah wacana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman dan penerapan konsep konstruksi hijau, konsep kota hijau, dan penilaian kriteria konstruksi hijau pada bangunan-bangunan bertingkat di Kota Banda Aceh oleh pengguna jasa dalam perencanaan serta pelaksanaan proyek konstruksi di Kota Banda Aceh. Penelitian ini dibatasi pada kalangan pengguna jasa di Kota Banda Aceh. Metode penelitian dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada pengguna jasa dengan jumlah 11 orang yaitu dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Banda Aceh, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Banda Aceh dan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Banda Aceh. Kuesioner ini ditujukan kepada para responden dari masing-masing instansi yang diwakili oleh pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dibidangnya. Metode pengolahan data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan hasil ditampilkan dalam bentuk tabulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keseluruhan responden telah memahami dan mengetahui konsep konstruksi hijau dengan perbandingan 18,18% mengetahui dari media elektronik, 9,09% mengetahui dari media cetak, dan 72,73% mengetahui dari seminar/sosialisasi. Penerapan konsep konstruksi hijau oleh pengguna jasa di Kota Banda Aceh masih berjalan pada tahap pengembangan konsep dan bentuk penerapan masih terbatas pada konsep-konsep awal. Konsep dengan penerapan tertinggi yaitu pemanfaatan material lokal dengan persentase 100%. Sementara konsep kota hijau dengan penerapan tertinggi yaitu perencanaan kota berbasis kota hijau, ketersediaan ruang terbuka hijau, dan green water dengan persentase di atas 90%. Pada penilaian kriteria pengaplikasian konsep konstruksi hijau, kriteria yang paling sering dijumpai yaitu desain tata letak bangunan yang memaksimalkan pencahayaan matahari. Kata kunci: konstruksi hijau, pengguna jasa, pembangunan gedung bertingkat, kota hijau.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU OLEH KONSULTAN SEBAGAI PERENCANA KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (fadhil marsidi, 2015)

TINGKAT PEMAHAMAN DALAM PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU (GREEN CONSTRUCTION) OLEH KONTRAKTOR PADA PELAKSANAAN KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Irham Teguh, 2015)

PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU PADA PEMBANGUNAN GEDUNG FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Afwan Muhajir, 2019)

KAJIAN PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN KOTA HIJAU DI BANDA ACEH (Syawwalina, 2015)

BANDA ACEH BOTANICAL GARDEN (Nur Keumalahayati, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy