//

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Asra Wastawa Asha - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci: Penerapan, Rotating Trio Exchange (RTE), Persamaan Garis Lurus Materi Persamaan Garis Lurus merupakan salah satu materi yang sukar dipahami siswa. Berdasarkan hal ini, pemilihan model sangat berpengaruh dalam keberhasilan mengajar. Model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange merupakan tipe dimana siswa dapat bekerja sama, saling membantu belajar informasi atau keterampilan dan adanya sistem penilaian dari peningkatan individu dengan bekerjasama dalam kelompok, dan memiliki prosedur yang ditetapkan secara eksplisit untuk memberi siswa lebih banyak berpikir, menjawab dan saling membantu satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange melebihi nilai KKM pada materi Persamaan Garis Lurus di kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. 2) Untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran koperatif tipe Rotating Trio Exchange pada materi Persamaan Garis Lurus di kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. 3) Untuk mengetahui aktivitas siswa selama proses pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange pada materi di kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan desain one-shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh, dan sampel di ambil secara acak sebanyak 1 kelas yaitu kelas VIII-5 sebanyak 29 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan test hasil belajar. Pengolahan data dilakukan dengan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05, dk = n – 1 = 29 – 1 = 28 dan peluang 0,95 didapat t0,95(28) = 1,71 sehingga thitung > ttabel, yaitu 2,36 > 1,71. Ini berarti t berada di daerah penolakan H0 pada taraf nyata 0,05, maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran RTE dapat mencapai nilai ketuntasan pada materi Persamaan Garis Lurus di kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh”.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA MATERI PELUANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (Bustami, 2017)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN TIPE TARI BAMBU PADA MATARNPELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIIIRNSMP NEGERI 4 BANDA ACEH (SITI ARINI RISANDI, 2015)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS X SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Anasir Lia Istiadona, 2015)

PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATISDAN SELF-EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIOEXCHANGE (RTE) PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (Erna Isfayani, 2017)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Afrita, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy