//

MOTIVASI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TERJUN KE POLITIK PRAKTIS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Dyra Ramadianti - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK DYRA RAMADIANTI 2015 MOTIVASI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TERJUN KE POLITIK PRAKTIS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (ix, 112), pp., bibl,. App. (Dr. Effendi Hasan, MA dan Cut Maya Aprita Sari, S.Sos,.M.Soc,Sc) Aceh Tenggara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang mengalami peningkatan jumlah perempuan yang mencalonkan diri menjadi anggota Legislatif pada tahun 2014, peningkatan ini bisa dilihat dari pemilu 2004-2009 jumlah perempuan yang mencalonkan diri menjadi anggota Legislatif berjumlah lima puluh satu (51) orang, sedangkan pada pemilu 2009-2014 meningkat hingga 38% menjadi 137 orang dan kembali mengalami peningkatan pada pemilu 2014-2019 hingga 11% 152 orang. Peningkatan ini menunjukan bahwa tingginya motivasi perempuan untuk terjun ke politik praktis. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi yang melatarbelakangi perempuan di Kabupaten Aceh Tenggara terjun ke politik praktis, serta hambatan yang dialami perempuan di Kabupaten Aceh Tenggara menjadi anggota Legislatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan secara langsung dengan informan dan dokumentasi didapatkan melalui buku-buku, jurnal, dan dokumen pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor internal lebih memotivasi perempuan di Aceh Tenggara untuk terjun ke politik praktis dibandingkan dengan faktor eksternal, faktor internal meliputi peningkatan kesejahteraan keluarganya mendapatkan pengakuan dari masyarakat atas kemampuan politiknya. Sedangkan faktor eksternal meliputi untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan, adanya dukungan partai politik, dan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat dan pembangunan daerah. Faktor eksternal menjadi hambatan perempuan di Aceh Tenggara untuk menjadi anggota Legislatif, faktor internal meliputi adanya rasa takut terhadap dunia politik. Faktor eksternal meliputi praktik money politic, dana kampanye, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap caleg perempuan, diskriminasi terhadap perempuan. Disarankan kepada pemerintah Aceh Tenggara dan Partai Politik untuk memberikan dukungan yang penuh terhadap politik perempuan, dan memberikan sanksi yang berat terhadap pelaku money politic. Kata Kunci : motivasi perempuan, politik praktis DYRA RAMADIANTI 2015 THE MOTIVATION OF WOMEN IN ACEH TENGGARA IN PARTICIPATING POLITICS Faculty of Social and Political Sciences of Syiah Kuala University (ix, 112), pp., App. (Dr. Effendi Hasan, MA and Cut Maya Aprita Sari, S.Sos,.M.Soc,Sc) ABSTRACT Aceh Tenggara is one of the regencies in Aceh Province that having and increase in the number of women that runs to Legislative members in 2014. The increase occurred with the number of 51 women that ran in the election of 2004-2009 became 137 women in the election of 2009-2014, and became larger to 152 women in the election of 2014-2019. The increase shows the high motivation of women in participating to practical politics. The purpose of this study was to find out the motivation that underlain the women to participate in practical politics and the obstacles faced by the women in Aceh Tenggara regency to become a Legislative member. The techniques of data collection used were interview and documentation. Interviewing informants and documenting from books, journals, and government document.The results of study showed that the initiative factor that motivated the women to participate in practical politics was the 30% of quota of Legislative seats for women, beside the factors of improving people’s welfare, improving regional development, political party support, fighting for women’s right, reducing the rate of violence againts women, improving living standards of families, and improving political knowledge as the proof for women’s political ability. The political discrimination for women, like being a formality of political party, lack of people’s trust for woman, campaign funds, and money in politics, was the obstacle for women to be elected for Legislative members. It suggested to the government of Aceh Tenggara and political parties to give full support for women to participate in politics, besides also giving political education in order to make the Legislative candidates know what can be done what cannot be done, so that the money in politics can be reduced. Keywords: motivation of women, practical politics.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AGAMA, POLITIK, DAN PEREMPUAN (STUDI TERHADAP KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM POLITIK PRAKTIS) (Susi Adila Sari, 2016)

PERBEDAAN MOTIVASI PADA CALEG PEREMPUAN DI BANDA ACEH DITINJAU DARI PARTAI POLITIK (siti hajar sri hidayati, 2014)

LUMUT TERESTERIAL DI KAWASAN WISATA AIR TERJUN KUTA MALAKA KABUPATEN ACEH BESAR (Erin Juwita, 2017)

PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP KETERLIBATAN ULAMA DAYAH DALAM POLITIK PRAKTIS DI ACEH BESAR (Bukhari, 2016)

PARTISIPASI POLITIK PEREMPUAN DI PARLEMEN KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2014-2019 (Shafura Nuzula, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy