//

PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK METILEN KLORIDA BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) DENGAN VITAMIN C TERHADAP AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Teuku Edi Juanda - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Infeksi merupakan masalah kesehatan yang kasusnya terus meningkat, diantaranya infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Bawang putih (Allium sativum Linn) merupakan tanaman herbal yang memiliki aktivitas antimikrobial. Vitamin C dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan jamur karena kemampuannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas kombinasi ekstrak metilen klorida bawang putih dan vitamin C terhadap pertumbuhan Candida albicans. Pengujian zona hambat dilakukan dengan metode Kirby-Bauer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat yang terbentuk pada ekstrak metilen klorida bawang putih terhadap Candida albicans adalah 32,13 mm dan zona hambat yang terbentuk pada ekstrak metilen klorida bawang putih dengan konsentrasi 250 µl, 500 µl dan 750 µl secara berturut-turut adalah 11,3; 16,1 dan 28,06 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak metilen klorida bawang putih dan vitamin C konsentrasi 250 µl dan 500 µl memiliki aktivitas terhadap Candida albicans dengan zona hambat masing-masing adalah 9,63 dan 15,8 mm. Kata Kunci: Bawang putih, vitamin C, Candida albicans ABSTRACT Infection is a health problem which it always increasing in every year, one of them caused by Candida albicans. Garlic (Allium sativum Linn) is medicinal plant that has antimicrobial activities. Vitamin C could used to heal disease by fungus because of its ability to boost the immune system to fight the infection. The aim of this research is to determine the activity of the combination of methylene chloride garlic extract and vitamin C against Candida albicans. Zone of inhibition testing done by Kirby-Bauer method. The result showed that methylene chloride garlic extract activity against Candida albicans with inhibition zone was 32,13 mm. In addition, concentrations 250 µl, 500 µl and 750 µl methylene chloride garlic extract showed activities towards Candida albicans with the inhibition zone were 11,3; 16,1 and 28,06 mm respectively. The result showed that the combination of methylene chloride garlic extract and vitamin C concentrations 250 µl and 500 µl activity against Candida albicans with the inhibition zone were 9,63 and 15,8 mm respectively. Keywords : Garlic, vitamin C, Candida albicans

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK ETIL ASETAT BAWANG PUTIH (ALIUM SATIVUM LINN) DENGAN VITAMIN C TERHADAP AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS (Rena Meutia, 2016)

PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK ETIL ASETAT BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) DENGAN VITAMIN B1 (TIAMIN) TERHADAP AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS (Dhilla Shantiya, 2015)

PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK PETROLEUM ETER BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) DENGAN VITAMIN C TERHADAP AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS (Nurul Khaira, 2015)

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETIL ASETAT KULIT BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS ISOLAT KLINIS (Nindaryani, 2017)

EFEK EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN (CUT ERINA NOVAYANA, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy