//

EKSTRAKSI OLEORESIN DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) DENGAN PELARUT AIR DAN METANOL SERTA VARIASI SUHU EKSTRAKSI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Permintaan Versi cetak
Pengarang NAZIRAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

EKSTRAKSI OLEORESIN DAUN KARI (Murraya koenigii) DENGAN PELARUT AIR DAN METANOL SERTA VARIASI SUHU EKSTRAKSI EXTRACTION OLEORESINS FROM CURRY LEAVES (Murraya koenigii) BY WATER AND METANOL SOLVENT WITH VARIATION TEMPERATURE EXTRACTION Nazirah1, Novi Safriani 2, Novia Mehra Erfiza2 1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah – Banda Aceh 2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah, Banda Aceh ABSTRAK Daun kari atau daun salam koja merupakan daun yang sering digunakan pada masakan sebagai aroma pada sayuran, daun kari mengandung komponen minyak atsiri yang dapat diekstrak menjadi oleoresin. Produk oleoresin masih kurang dipasaran Indonesia, jadi perlu dipelajari variasi suhu dan pelarut untuk menghasilkan rendemen oleoresin yang tinggi. Kelebihan dari produk oleoresin dapat digunakan pada konsentrasi rendah dan memiliki stabilitas panas yang lebih baik daripada minyak atsiri. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompokyang terdiridariduafaktorperlakuandantiga kali ulangan. Faktorpertama (P) jenis pelarut dengan 3 taraf yaitu air, metanol 50% dan metanol 70%.Faktorkedua (S) suhu ekstraksidengan 3 taraf yaitu 30, 45, dan 60oC. Setiap ulangan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen oleoresin tertinggi diperoleh dari ekstraksi menggunakan pelarut air dengan suhu 30oC yaitu sebesar 22,17%. Ekstrak oleoresin daun kari memiliki rendemen (6,7%-22%), bobot jenis (1,335-1,445), indeks bias (1,3338-1,3353), sisa pelarut (9,6%-36%), nilai total fenol (0,033 mgGAE/ml 0,053 mgGAE/ml) dan aktivitas antioksidan (22,6%-51%). Setelah dilakukan analisis statistik diperoleh perlakuan yang paling berpengaruh adalah jenis pelarut diikuti suhu ekstraksi dan interaksi antara pelarut dan suhu ekstraksi. Kata kunci : Ekstraksi, oleoresin, pelarut, suhu ektraksi, ABSTRACT Curry leaves or leaves Koja is a leaf that often used in cooking as the scent of the vegetables , curry leaves contain volatile oil which can be extracted into oleoresins. Product oleoresin Indonesian market is still lacking, so it needs to be studied variations in temperature and solvent to produce a high yield of oleoresin. The advantage of oleoresin products can be used at low concentrations and have better thermal stability than essential oils. This study was conducted using a randomized block design consisting of two treatment factors and three replications. The first factor is solvent (P) with 3 levels of solvent : water, 50% methanol and 70% methanol. The second factor is temperature extraction (S) with 3 levels, namely 30, 45, and 60°C. Each repetition was repeated 3 times to obtain 27 units of the experiment. The results showed that the highest yield of oleoresin was obtained from solvent extraction using water with a temperature of 30° C is equal to 22.17% . Oleoresin extract of curry leaves has a yield ( 6.7 % -22 % ), the specific gravity ( 1.335 to 1.445 ), the refractive index ( 1.3338 to 1.3353 ), residual solvent ( 9.6 % -36 % ), the total value phenol ( 0,033 mgGAE / ml 0.053 mgGAE / ml ) and antioxidant activity ( 22.6 % -51 % ). After statistical analysis obtained by the treatment of the most influential is the type of solvent followed by the extraction temperature and the interaction between the solvent and the extraction temperature. Keywords : Extraction, oleoresin, solvent, temperature extraction.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Chat Service LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN OLEORESIN DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) YANG DIEKSTRAK DENGAN VARIASI SUHU, WAKTU DAN JENIS PELARUT (MADINA ULFA, 2018)

ANALISIS MUTU FISIKA OLEORESIN DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) YANG DIEKSTRAK DENGAN VARIASI SUHU, WAKTU DAN JENIS PELARUT (CUT MELIANA, 2019)

PENGARUH EKSTRAK DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS (Khaula Dhanisya, 2015)

POTENSI DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) SEBAGAI INHIBITOR ENTERO BACTERIA CEAE PADA DAGING SAPI SEGAR (AKMAL FAHMI, 2018)

PENGARUH JENIS DAUN DAN PELARUT TERHADAP EKSTRAKSI OLEORESIN DAUN KARI/SALAM KOJA (MURRAYA KOENIGII) (MARISA SAFRIANI PUTRI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy