//

FERMENTASI IKAN PETEK (BUDEE) DENGAN VARIASI BAHAN TAMBAHAN GARAM, NASI, DAN GULA AREN, SERTA LAMA FERMENTASI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang farah izzati - Personal Name
Fakultas Fakultas Pertanian
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

FERMENTASI IKAN PETEK (BUDEE) DENGAN VARIASI BAHAN TAMBAHAN GARAM, NASI, DAN GULA AREN, SERTA LAMA FERMENTASI Fermentation of Petek (Budee) with Variations of Additional Substances, Salt, Rice, and Palm Sugar and Fermentation Times Farah Izzati1, Normalina Arpi2, Fahrizal2 1Student of Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University – Banda Aceh 2The staff of Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University – Banda Aceh ABSTRAK Budee merupakan produk fermentasi ikan tradisional Aceh, dibuat dari ikan teri (Stolephorus sp.) dengan penambahan garam 5-25% (b/b) dan difermentasi 14-44 hari, namun pada penelitian ini ikan yang digunakan ikan petek (Leiognahus equulus). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pembuatan budee dari fermentasi ikan petek. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor 1 adalah bahan tambahan (K) yaitu K1 = garam 15%, K2 = garam 15% + nasi 10%, K3 = garam 15% + gula aren 5%. Faktor 2 adalah lama fermentasi (P) yaitu 0, 22, 33, dan 44 hari. Hasil perlakuan terbaik budee dengan bahan tambahan garam 15% + nasi 10% fermentasi 44 hari dengan karakteristik kadar protein 11,12%, protein terlarut 7,43%, total volatil nitrogen (TVN) 5,01 mgN/100g, kadar air 45,70%, pH 5,53, dan total asam 9%. Kata kunci : Budee, Ikan Petek, Fermentasi, Bahan Tambahan ABSTRACT Budee is an Acehnese traditional fermented fish products, made from anchovy (Stolephorus sp.) by addition of salt (5-25% w/w of fish) and fermented for 14-44 days, however this study used petek fish (Leiognahus equulus). The objective of this research is to study the manufacture of budee from petek fish fermentation. This study used a completely randomized design with 2 factors. Factor 1 was additional substances (K) i.e. K1 = 15% salt, K2 = 15% salt + 10% rice, K3 = 15% salt + 5% palm sugar. Factor 2 was fermentation times (P) i.e. 0, 22, 33, and 44 days. The best treatment was obtained from budee with additional substances of 15% salt + 10% rice and fermentation time of 44 days with the following characteristics, protein content of 11.12%, soluble protein of 7.43%, total volatile nitrogen (TVN) of 5,01 mgN/100g, moisture content of 45.70%, pH of 5.53, and total lactic acid of 9%. Keywords: Budee, Petek Fish, Fermentation, Additional Substances

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN KONSENTRASI GARAM DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP ASINAN SAWI PUTIH (BRASSICA JUNCEA L) (SETIA MAGFIRAH, 2018)

PENGARUH PENAMBAHAN GARAM DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA, MIKROBIOLOGIS, DAN SENSORI PACIK KULE (IKAN OLAHAN KHAS ACEH TENGGARA) (Nurhayati, 2019)

PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU TEH HITAM (STUDI KASUS DI PT.PERKEBUNAN NUSANTARA VI DANAU KEMBAR) (Dian Fitriani, 2017)

KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L ) TERFERMENTASI BERDASARKAN PERBEDAAN LAMA FERMENTASI DAN INTERVAL WAKTU PENGADUKAN (Muhammad Abrar Mizan, 2014)

PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN LEMEDUK (BARBONYMUS SCHWANENFELDII) DENGAN PEMBERIAN PAKAN ALAMI ROTIFERA YANG DIBERI PAKAN BERBEDA (AIDA FITRI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy