//

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA (NA-CMC) DARI SELULOSA POWDER DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 10.000 TON/TAHUN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Amalya Amni Sn - Personal Name

Abstrak/Catatan

Prarancangan pabrik Natrium Karboksimetil Selulosa (Na-CMC) dari Selulosa Powder ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Na-CMC dalam negeri yang semakin meningkat. Pabrik Na-CMC ini menggunakan selulosa powder, NaOH 35% dan asam monokloro asetat sebagai bahan baku utama dengan kapasitas produksi 10.000 ton/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staf dengan waktu kerja selama 330 hari/tahun. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 160 orang. Lokasi pabrik direncanakan akan didirikan di Kawasan Industri Ngoro (NIP), Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur dengan luas lahan tanah 32.160 m2. Proses pembuatan Na-CMC dilakukan dengan proses kontinyu Wyandote melalui empat tahap, yaitu tahap alkalisasi, tahap karboksilasi, tahap aging, tahap pengeringan, dan tahap pengemasan produk. Bahan baku selulosa powder disuplai ke hopper melalui bucket elevator. Bongkahan-bongkahan kecil pada selulosa dihancurkan dengan ribbon mixer dan selanjutnya diangkut ke dalam reaktor menggunakan screw conveyor 101. Pada tahap alkalisasi, selulosa akan direaksikan dengan NaOH 35% pada zona 1 rotary reaktor. Pada tahap karboksilasi, Na-selulosa akan bereaksi dengan asam monokloro asetat membentuk Na-CMC. Suhu pada rotary reaktor berkisar 70oC. Tahap aging dilakukan untuk memantapkan ikatan yang terjadi pada Na-CMC. Suhu pada reaktor aging berkisar pada 58oC. Setelah tahap aging, Na-CMC akan dikeringkan dalam rotary dryer dan selanjutnya akan dikecilkan ukuran pada ball mill serta dikemas dalam kemasan berbentuk karung yang telah disediakan. Sumber air pabrik Na-CMC ini berasal dari sungai Brantas, Jawa Timur. Untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Generator dengan daya 2.942,73 kW. Kelayakan pabrik juga dievaluasi melalui perhitungan ekonomi. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut: a. Fixed Capital Investment = Rp. 210.513.407.546 b. Working Capital Investment = Rp. 37.149.424.861 c. Total Capital Investment = Rp. 247.662.832.407 d. Total Biaya Produksi = Rp 667.967.443.350 e. Hasil Penjualan = Rp. 776.843.381.639 f. Laba bersih = Rp. 81.656.953.716 g. Pay Out Time (POT) = 4 tahun 5 bulan h. Break Even Point (BEP) = 41,24% i. Internal Rate of Return (IRR) = 62,36% Keywords: Na-CMC, kontinyu Wyandote, alkalisasi, karboksilasi, aging

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA (NA-CMC) DARI SELULOSA POWDER DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 10.000 TON/TAHUN (Faiza Syakura Lamis, 2016)

PRARANCANGAN PABRIK NITRO SELULOSA DARI COTTON LINTERS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 6000 TON/TAHUN (Rezky Mastura, 2016)

PRARANCANGAN PABRIK NIITRO SELULOSA DARI COTTON LINTERS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 6000 TON/TAHUN (Rezqy Ariny Mayan Fauny , 2016)

PRARANCANGAN PABRIK SELULOSA ASETAT DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 30.000 TON/TAHUN (Zerlinda Putri, 2017)

PRARANCANGAN PABRIK SELULOSA ASETAT DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 30.000 TON / TAHUN (Atika Rahmi Lubis, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy