MASALAH PENGADAAN BAKALAN SAPI POTONG DI KECAMATAN SYIAH KUALA DAN ULEE KARENG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

MASALAH PENGADAAN BAKALAN SAPI POTONG DI KECAMATAN SYIAH KUALA DAN ULEE KARENG


Pengarang

M. Thalal Mw - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105104010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Suatu penelitian tentang Masalah Pengadaan Bakalan Sapi Potong di Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng telah dilakukan sejak bulan Februari sampai Maret 2015. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan data secara sampel dengan cara Purposive Sampling. Penelitian ini menetapkan 40 responden dari peternak di dua Kecamatan. Dari hasil kajian diperoleh, Sistem pemeliharaan; 70 % peternak menggunakan sistem semi intensif, 30 % peternak menggunakan sistem intensif. Sistem pemberian pakan; 87,5 % peternak memberikan jenis pakan hijauan saja dan 12,5 % menggunakan campuran hijauan dan konsentrat. Cara pengadaan bibit yang digunakan oleh peternak; 25 % dari hasil kawin alam, 17,5 dari hasil IB (Inseminasi Buatan), 30 % dari membeli dari peternak lain serta 27,5 % membeli dari pasar hewan. Harga bakalan; sapi Aceh Rp 9,000,000, sapi Simmental Rp 15,000,000, sapi Brahman Rp 14,000,000, serta sapi Limousin Rp 16,000,000. Tingginya persentase pengadaan bakalan dengan cara membeli dibandingkan dari hasil kawin alam serta IB menjadikan stok bakalan sapi menjadi langka sehingga harga bakalan sapi menjadi mahal.
Kata kunci: Sapi Potong, Sistem Pemeliharaan, Bakalan Sapi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK