//

ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JALAN MOHAMMAD JAM BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Shilman Alvarisyi Maijovsa - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jalan Mohd. Jam Kota Banda Aceh merupakan jalan kolektor primer yang memiliki total lebar perkerasan ±15 m dimana lebar badan jalan selebar 8 m, parkir pada sisi kiri jalan selebar 4 m dan parkir pada sisi kanan jalan selebar 3 m. Jalan Mohd. Jam Kota Banda Aceh termasuk tipe jalan dua lajur satu arah dengan kecepatan rencana 40 km/jam. Kemacetan sering terjadi diakibatkan oleh aktifitas bongkar muat, aktifitas warga dan wisatawan yang berkunjung ke Masjid Raya dan kendaraan yang parkir pada badan jalan. Kemacetan ini akan berakibat kepada Biaya Operasional Kendaraan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis selisih Biaya Operasional Kendaraan mobil penumpang pada kondisi existing dengan kondisi menggunakan kecepatan rencana. Ruas jalan yang diteliti dibagi menjadi 2 segmen karena terdapat persimpangan, yaitu segmen A dan segmen B. Metode yang digunakan untuk menghitung Biaya Operasional Kendaraan mobil penumpang adalah metode Pacific Consultant International (PCI), yang merupakan salah satu metode standar yang sering digunakan untuk menghitung Biaya Operasional Kendaraan di Indonesia. Pengambilan data di lapangan dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari kerja (Senin dan Kamis) serta pada hari libur (Sabtu) pada pagi hari pukul 07.00-09.00, siang pada pukul 12.00-14.00, sore pada pukul 16.00-18.00 dan malam pada pukul 20.00-22.00 WIB dengan interval waktu 15 menit. Dari hasil survei didapatkan volume lalu-lintas harian rata-rata untuk segmen A sebesar 1996 smp/jam/hari dan untuk segmen B adalah 1965 smp/jam/hari. Kecepatan bergerak rata-rata yang diperoleh pada segmen A adalah sebesar 25,66 km/jam dan untuk segmen B adalah 24,44 km/jam. Selisih BOK antara kecepatan existing dan rencana pada segmen A yang didapat adalah sebesar Rp 190.914.717/tahun. Sedangkan untuk segmen B selisih BOK yang didapat adalah sebesar Rp 305.837.230/tahun. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan BOK yang terjadi pada jalan Mohd. Jam Kota Banda Aceh. Untuk segmen A nilai BOK meningkat sebesar 30,56% dan untuk segmen B nilai BOK meningkat sebesar 34,56% dari kondisi rencana. Kata kunci : kecepatan, volume, kemacetan, biaya operasional kendaraan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS NILAI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JALAN PERKOTAAN KOTA BANDA ACEH (Amanda Farahdiba Rida Firdaus, 2016)

STUDI ULANG NILAI EKIVALEN MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JL. TGK. DAUD BEUREUEH KOTA BANDA ACEH (Muhammad Al-Barry, 2014)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA JALAN PANGLIMA NYAK MAKAM BANDA ACEH (Aqlima Putri, 2016)

ANALISIS KINERJA JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN AKIBAT HAMBATAN SAMPING PADA JALAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (RENI MUSITA, 2019)

ANALISIS KARAKTERISTIK KENDARAAN SEPEDA MOTOR DAN MOBIL PENUMPANG SERTA DRIVING CONDITIONS PADA JALAN ARTERI DI KOTA BANDA ACEH (HAFSHA YANTI SIREGAR, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy