//

ANATOMI EKONOMI RUMAH TANGGA KAWASAN PESISIR DAN RUMAH TANGGA KAWASAN NON PESISIR DI KABUPATEN PIDIE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Elfrida Hanum - Personal Name

Abstrak/Catatan

ANATOMY OF THE HOUSEHOLD ECONOMY AND DOMESTIC COASTAL AREAS OF NON COASTAL AREAS IN THE DISTRICTS OF PIDIE SUBMITTED BY Elfrida Hanum / Agribussiness department of unsyiah ABSTRACT This study aims to describe income, expenditure and household asset ownership coastal and non-coastal area household. Methodes of analysis used in this research is quantitative descriptive analysis. Population in this study was household in coastal areas and household in non-coastal areas. Pidie district is composed of 23 districts 2 districts the sample is determined by purposive sampling, namely sigli city districts ( representing household coastal area ) an sub sakti ( representing household non-coastal areas) The results of this analysis, the amount of household income and expenditure coastal area larger than domestic non-coastal areas. This is shown from the calculation t test where t count > t table at a rate of 95% and ownership of household assets is greater than the coastal areas of household non-coastal areas. This is shown from the result calculation t test with significance value of 0,004 < 0,05 then reject H0. Keywords : income, expenditure, ownership of household asset ANATOMI EKONOMI RUMAH TANGGA KAWASAN PESISIR DAN RUMAH TANGGA KAWASAN NON PESISIR DI KABUPATEN PIDIE Oleh: Elfrida Hanum/Agribisnis Unsyiah ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pendapatan, pengeluaran dan kepemilikan asset rumah tangga kawasan pesisir dan rumah tangga kawasan non pesisir. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah análisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga di kawasan pesisir dan rumah tangga di kawasan non pesisir. Kabupaten Pidie terdiri dari 23 Kecamatan, dari jumlah kecamatan tersebut ditentukan 2 Kecamatan sampel secara purposive sampling, yaitu kecamatan Kota Sigli (mewakili rumah tangga kawasan pesisir) dan Kecamatan Sakti (mewakili rumah tangga kawasan non pesisir). Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah pendapatan dan pengeluaran rumah tangga kawasan pesisir lebih besar daripada rumah tangga kawasan non pesisir. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan uji t, dimana thitung > ttabel pada tingkat kepercayaan 95% dan Kepemilikan asset rumah tangga kawasan pesisir lebih besar daripada rumah tangga kawasan non pesisir. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan uji T dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 maka tolak H0. Kata kunci: pendapatan, pengeluaran, kepemilikan asset

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KERENTANAN SOSIAL EKONOMI PETAMBAK UDANG SISTEM TRADISIONAL DI ACEH PASCA TSUNAMI 2004 (Ayulia Yunara, 2019)

ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA BERDASARKAN PROPORSI PENGELUARAN PANGAN DAN KONSUMSI ENERGI (STUDI KASUS PADA RUMAH TANGGA PETANI PESERTA PROGRAM DESA MANDIRI PANGAN DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR) (KEUMALA FADHIELA, 2015)

PENGARUH STATUS EKONOMI TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI GAMPONG GEUCE INEUM KOTA BANDA ACEH (DELSAN MAULANA, 2019)

ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA MISKIN DI KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE (INDA AMALIA, 2016)

TANGGAPAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK BALITA DI GAMPONG KULAM KECAMATAN MEURAH DUARN KABUPATEN PIDIE JAYA (rahmayani, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy