//

MAKNA PENYAJIAN MUSIK GONDANG PADA PROSESI KEMATIAN MASYARAKAT BATAK TOBA DI KECAMATAN DOLOK MASIHUL KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang TRIA OCKTARIZKA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci : Makna, Penyajian, Musik Gondang, Batak Toba Penelitian ini berjudul “Makna Penyajian Musik Gondang Pada Prosesi Kematian Masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul, (2) bagaimana bentuk penyajian musik gondang pada prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul, (3) bagaimana makna penyajian musik gondang pada prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul, bentuk penyajian musik gondang pada prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul, dan makna penyajian musik gondang pada prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini subjek penelitiannya adalah penyajian musik gondang pada prosesi kematian, sedangkan objek yang diteliti yaitu makna penyajian musik gondang pada prosesi kematian masyarakat Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik gondang memiliki peranan penting dalam setiap upacara yang dilaksanakan oleh masyarakat suku batak. Prosesi kematian saur matua menyajikan gondang dan tortor sesuai dengan tata aturan adat. Ada empat macam tahapan gondang pada prosesi kematian. Bentuk penyajian gondang pada prosesi kematian memiliki beberapa unsur diantaranya pemusik, pola ritme, alat musik, busana dan panggung. Setiap jenis gondang yang didendangkan oleh pargonsi dalam prosesi kematian memiliki maknanya tersendiri. Gondang mula-mula ini ditujukan untuk Tuhan. Gondang Mula-mula memiliki makna bahwa semula Dia (Tuhan) sudah ada, dan Dia (Tuhan) memulai ada. Gondang Somba dimaksudkan sebagai sembah syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan dan memelihara hidup manusia. Gondang Mangaliat memiliki makna bahwa Tuhan senantiasa memberikan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi keluarga yang ditinggalkan. Gondang Hasahatan memiliki makna bahwa segala pinta yang meliputi hidup sejahtera bahagia dan penuh rejeki didengar Tuhan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

RAGAM JENIS DAN FUNGSI KAIN TENUN ULOS BATAK TOBA DI DESA PINTU BATU KECAMATAN SILAEN KABUPATEN TOBA SAMOSIR (Tiurma, 2020)

PRARANCANGAN PABRIK FATTY ALCOHOL DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 350.000 TON/TAHUN (Aulia Rahim Lubis, 2016)

PROSES AKULTURASI ANTARA MASYARAKAT SUKU BATAK TOBA DENGAN MASYARAKAT SUKU PAKPAK PADA PERKAWINAN DI KECAMATAN SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI SUMATERA UTARA (Hamzah F Padang, 2018)

PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN METODE PEMURNIAN DRY WASHING DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 70.000 TON/TAHUN (Tika Thalia Febriana, 2017)

PRARANCANGAN PABRIK BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL (CPO) MENGGUNAKAN METODE PEMURNIAN DRY WASHING DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 70.000 TON/TAHUN (NANDA SURIAINI, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy