//

SCANNING ELECTRON MICROSCOPY DINDING SEL CANDIDA ALBICANS PADA PERMUKAAN GIGI SETELAH DIPAPARKAN FLUKONAZOL DAN DIINKUBASI DENGAN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Permintaan Versi cetak
Pengarang Nina Restiana - Personal Name
SubjectTOOTH TISSUES - DENTISTRY
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran Gigi
Tahun Terbit 2011

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nama : Nina Restiana Program Studi : Kedokteran Gigi NIM: 1107101230027 Judul :Scanning Electron Microscopy Dinding Sel Candida albicans Pada Permukaan Gigi Setelah Dipaparkan Flukonazol dan Diinkubasi dengan Jambu Biji (Psidium guajava L) Sel C. albicans terdapat ergosterol yang berperan dalam sintesis dinding sel. Biosintesis ergosterol ini merupakan target Flukonazol. Kandungan jambu biji (Psidium guajava L) diketahui memiliki faktor-faktor yang berkontribusi pada resistensi C. albicans terhadap flukonazol. Tujuan: menjelaskan pengaruh jambu biji terhadap dinding sel C. albicans dan kontribusinya terhadap flukonazol. Materi dan Metode: Spesimen gigi dibagi enam kelompok: Kontrol negatif (K-): Kontrol positif (K+), Jambu Biji (JB), Jambu Biji+Flukonazol Dosis Susceptibility (JB-Sus), Jambu Biji+Flukonazol Dosis Susceptible-Dose Dependent (JB-SDD), dan Jambu Biji+ Flukonazol Dosis Resistance (JB-R). Setiap kelompok diberikan 10ml saliva buatan, 2ml glukosa 2%, dan 2ml C. albicans. Dosis flukonazol sesuai NCCLS M27A. Scanning Electron Microscopy dilakukan setelah 15 hari inkubasi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium Metalurgi Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Hasil: K+: blastopora, bulat, terbaring, permukaan dinding sel kasar, scars bud, orientasi tunas tidak terlihat. K-: blastopora, bulat, permukaan dinding sel halus, polar buds mengarah ke dalam jaringan gigi. JB-Sus: blastopora, bulat, terbaring, permukaan dinding sel sedikit kasar, polar buds, orientasi tunas mengarah keluar jaringan gigi. JB-SDD: blastopora, bentuk elongate, tidak terbaring, permukaan dinding sel sedikit kasar, orientasi tunas menembus ke dalam jaringan gigi. JB-R: blastopora, bentuk elongate, tidak terbaring, permukaan dinding sel sedikit kasar orientasi tunas ke dalam permukaan gigi. JB: blastopora, bulat, tidak terbaring, permukaan dinding sel sedikit kasar orientasi tunas menembus ke dalam jaringan gigi. Kesimpulan: jambu biji (Psidium guajava Linn) memberi pengaruh terhadap integritas dinding sel C. albicans serta berkontribusi pada resistensi C. albicans terhadap flukonazol. Kata Kunci: Candida albicans, Dinding sel, Jambu biji (Psidium guajava L), Flukonazol, Scanning Electron Microscopy

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Chat Service LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L.) (Nova Hazliana, 2014)

PERBANDINGAN DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN DAN BUAH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) TERHADAP AKTIVITAS BAKTERI ENTEROCOCCUS FAECALIS (Masnaini, 2018)

PERBANDINGAN PENGARUH EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L.) DENGAN POLYVINYL PYRROLIDONE-SODIUM HYALURONATE TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS (STUDI PADA TIKUS PUTIH [RATTUS NORVEGICUS]) (FATIMAH SAHARA ZAMZAMI, 2020)

EFEK AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS DAN CIGARETTE SMOKE CONDENSATE KRETEK DAN NON KRETEK TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN EMAIL GIGI INSISIVUS TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) (VITA FITRIYANI, 2017)

GAMBARAN KETEBALAN BIOFILM PADA KOMBINASI GIC TIPE II DENGAN HAP DARI CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) DAN SIO2 DARI PASIR LAUT MENGGUNAKAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) (AULIYA ATTAMIMI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy