//

ANALISA ANCAMAN BANJIR RISIKO RESIDUAL PADA KANAL BANJIR KRUENG ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Meliyana - Personal Name
SubjectDAMS
FLOODS-ENGINEERING CONTROL
Bahasa Indonesia
Fakultas Prog. Studi Magister Teknik Sipil
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

Abstrak: Krueng Aceh merupakan sungai utama di bagian utara Pulau Sumatera dengan panjang 145 km, yang mengalir melalui Kota Banda Aceh menuju Selat Malaka. Pada tahun 1986 – 1993 telah dilaksanakan Krueng Aceh Urgent Flood Control Project yang berupa normalisasi Krueng Aceh dimulai dari muara sampai Indrapuri (43 Km) dan pembuatan kanal banjir (floodway). Normalisasi Krueng Aceh dilakukan dengan mendesain agar debit banjir dari Krueng Aceh sebesar Q = 1300 m3/det tidak membanjiri Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Saluran pengelak yang menjadi kanal banjir (floodway) sepanjang 9,7 km dibangun dengan kapasitas debit sebesar 900 m3/det. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah kondisi kanal banjir Krueng Aceh saat ini telah mengalami perubahan fungsi dan fisik. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi kapasitas pengaliran kanal banjir Krueng Aceh yang berakibat pada risiko residual banjir. Risiko residual dapat terjadi pada kondisi kejadian lebih besar dari debit rencana atau kondisi kejadian yang lebih kecil dari debit rencana karena adanya kerusakan infrastruktur. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas tampungan kanal banjir Krueng Aceh saat ini dan ancaman banjir pada kanal banjir Krueng Aceh yang dapat menyebabkan risiko residual banjir. Rencana metodologi meliputi kegiatan pengumpulan data, analisa data dan rekomendasi tindakan pengendalian banjir yang diperlukan. Pengumpulan data yang dilakukan meliputi pengumpulan data primer berupa inventarisasi bangunan-bangunan yang ada di kedua sisi bantaran kanal banjir dan pengukuran tampang melintang serta pengumpulan data sekunder yang mendukung penelitian ini. Perhitungan kapasitas tampungan kanal banjir Krueng Aceh dilakukan dengan menggunakan persamaan Manning. Koefisien kekasaran Manning diperoleh dari hasil interpretasi terhadap pengamatan kondisi saluran utama dan bantaran kanal banjir. Analisa ancaman banjir diperoleh dengan membandingkan kondisi kapasitas tampungan kanal banjir saat ini dengan debit perencanaan awal sebesar 900 m3/det. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa debit yang dapat mengalir pada kanal banjir Krueng Aceh saat ini adalah sebesar 573,07 m3/det – 869,57 m3/det, lebih kecil dari debit rencana awal sebesar 900 m3/det. Hal ini menunjukkan bahwa ada sisa debit sebesar 60,78 m3/det – 326,93 m3/det (3,38 % - 36,33 %) yang dapat menjadi ancaman banjir dan menyebabkan risiko residual banjir pada kanal banjir Krueng Aceh. Kata kunci : banjir, ancaman banjir, risiko residual, pengendalian banjir

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IDENTIFIKASI ZONA ANCAMAN BANJIR BANDANGRNPADA DAS KRUENG TEUNGKU RNKABUPATEN ACEH BESAR (Rika Vadiya, 2014)

PEMETAAN RISIKO BANJIR BANDANG DI KECAMATAN LAWE SIGALA-GALA KABUPATEN ACEH TENGGARA (SUCI ANANDA, 2019)

SIMULASI BANJIR DENGAN HEC-RAS PADA SUNGAI KRUENG JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA (ASPIAN HUTAJULU, 2018)

ANALISIS BANJIR BANDANG DI DAERAH ALIRAN SUNGAI ( DAS ) BARO (TEUKU SUFRIADI RAMADHANI, 2019)

UPAYA MASYARAKAT DALAM MENGURANGI RISIKO BENCANA BANJIR DI GAMPONG BUGA KECAMATAN SEULIMEUM ACEH BESAR (Novita Sari, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy