EFEK PERUBAHAN SUHU KOLOM TERHADAP WAKTU MATI DAN INDEK RETENSI KOVATS PADA BERBAGAI DERAJAT KEPOLARAN DALAM KROMATOGRAFI GAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

EFEK PERUBAHAN SUHU KOLOM TERHADAP WAKTU MATI DAN INDEK RETENSI KOVATS PADA BERBAGAI DERAJAT KEPOLARAN DALAM KROMATOGRAFI GAS


Pengarang

Armi Satria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1108103010008

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kromatografi gas merupakan suatu metode pemisahan dan analisis senyawa-senyawa organik dan anorganik yang mudah menguap. Waktu mati adalah parameter yang sangat penting dalam penentuan indeks retensi serta parameter retensi lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah penentuan waktu mati (to) dan indeks retensi Kovats dengan metode Iterasi pada kromatografi gas menggunakan n-alkana sebagai deret homolog pada variasi suhu dan perbedaan derajat kepolaran menggunakan kolom kapiler polar, semi polar dan nonpolar. Kolom yang digunakan yaitu kolom kapiler polar DB-WAX, kolom kapiler semi polar HP-35 dan kolom kapiler non polar DB-1 pada variasi suhu 80oC, 90 oC, 100 oC dan 110oC dideteksi dengan detektor FID. Data retensi yang dihasilkan dikalkulasi dengan software retention time calcalation menggunakan metode Iterasi menghasilkan waktu mati (to), indeks retensi (IR), serta parameter retensi lainnya. Hasil yang diperoleh dari penilitian ini adalah nilai waktu mati dan indeks retensi tidak mempengaruhi perubahan suhu dan kepolaran. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata dari ?IR, semakin kecil nilai rata-rata ?IR, maka Indeks Retensi Kovats yang diperoleh akan semakin akurat. Nilai parameter regresi yang diperoleh memiliki hubungan linear yang sangat baik antara IR terhadap ln(k’) deret homolog n-alkana.

Kata kunci: indeks retensi, waktu mati, metode iterasi, kolom kapiler, polaritas





ABSTRACK



Gas chromatography is a method for the separation and analysis of organic and inorganic volatile compound. Dead time is an important parameter to determine retention index and other retention parameters. The purpose of this research is determination of the dead time and Kovats retention index with Iteration method in gas chromatography using n-alkanes as homologous series with 3 capillary columns namely column polar, mid-polar and non-polar. The column used is polar capillary column DB-WAX, capillary column HP-35 mid-polar and non-polar capillary column DB-1 temperature variation of 80°C, 90°C, 100°C, and 110°C detected by FID detector. Retention of data generated by the software calculated retention time calculation using Iteration method generates the dead time (t0), retention index (IR), and other retention parameters. The results obtained from this research is the value of the dead time and retention index does not affect changes in temperature and polarity. It can be seen from the average acquisition value of ?IR, the smaller the average value ?IR, Kovats retention index obtained will be more accurate. Regression parameter values obtained have very good linear relationship between IR against ln (k ') homologous series of n-alkanes.

Keywords: retention index, dead time, iteration method, capillary column, polarity
.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK