//

ANALISIS KOMPARATIF TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI KARET (HAVEA BRASILIENSIS) DAN PETANI KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Anggi Putri Hasibuan - Personal Name

Abstrak/Catatan

ANALISIS KOMPARATIF TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI KARET (Havea brasiliensis) DAN PETANI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT Anggi Putri Hasibuan/Agribisnis/Universitas Syiah Kuala ABSTRAK Tahun 2013, hampir separuh dari total 28,7 juta penduduk miskin Indonesia atau 13 juta orang adalah petani. Artinya, petani sebagai penghuni terbesar negeri ini justru berada di tingkat terbawah nilai kesejahteraannya, sedangkan tingkat kesejahteraan petani merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat kesejahteraan antara petani kelapa sawit dan petani karet di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat berdasarakan indikator tingkat kesejahteraan menurut SUSENAS (2011). Sasaran dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani karet dan rumah tangga petani kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder. Data yang diperoleh dilapangan dianalisa dengan menggunakan metode analisis deskriptif dengan data kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata tingkat kesejahteraan rumah tangga petani karet dan rumah tangga petani kelapa sawit adalah sejahtera. Responden rumah tangga petani karet yang berada pada tingkat kesejahteraan sejahtera adalah sebanyak 13 rumah tangga (56,52%), dan sebanyak 10 rumah tangga (43,48%) masih dalam kriteria kurang sejahtera. Sedangkan jumlah responden rumah tangga petani kelapa sawit yang berada pada tingkat kesejahteraan sejahtera adalah sebanyak 18 rumah tangga (53%), dan sebanyak 16 rumah tangga (47%) berada pada tingkat kesejahteraan kurang sejahtera. Tidak ada satu rumah tangga yang tidak sejahtera, baik responden rumah tangga petani karet maupun rumah tangga petani kelapa sawit. Kata kunci: Petani, Kesejahteraan Petani, Indikator Tingkat Kesejahteraan, Karet, Kelapa sawit COMPARATIVE ANALYSIS OF THE WELFARE OF RUBBER FARMERS HOUSEHOLD (Havea brasiliensis) AND PALM FARMERS (Elaeis guineensis Jacq.) UPON FOLK ESTATES IN BESITANG SUB-DISTRICT, LANGKAT REGENCY. Anggi Putri Hasibuan/Agribusniess/Syiah Kuala University ABSTRACT In 2013, almost half of the total 28.7 million poor people in Indonesia, or 13 million people are farmers. That is, the largest farmer's country as occupants of this would be at the lowest level of welfare value, while the level of welfare of farmers is one of the important factors in the development of the agricultural sector. This study aims to determine whether there are differences in prosperity levels between palm oil farmers and rubber farmers in Besitang Langkat based on indicators of welfare according SUSENAS (2011). The targets of this research are farming households rubber and oil palm farming households. The method used in this study is a survey method using a type of primary and secondary data. The data obtained in the field were analyzed using descriptive analysis with qualitative and quantitative data. The result indicated that the average level of household welfare for rubber farmers and oil palm farmers are prosperous. The respondents of households for rubber farmers who are at the level of well-being is as much as 13 56.52%), and as many as 10 (43.48%) is still in the less prosperous criteria. While the number of palm oil farmers who are at the level of well-being prosperous is a total of 18 (53%), and as many as 16 (47%) are at levels of less prosperous welfare. None of these households that is not prosperous, either rubber farmers oil palm farmers. Key word: Farmers, Welfare of Farmers, Indicator of The Level of Welfare, Rubber, Palm Oil.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

TINGKAT KEUNTUNGAN PETANI UNTUK KOMODITAS KELAPA SAWIT PADA SUB SEKTOR PERKEBUNAN RAKYAT DI PROVINSI ACEH (Wilda Nurbarri, 2020)

PEMETAAN SENTRA PRODUKSI KOMODITI ANDALAN PERKEBUNAN RAKYAT DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Muhammad Furqan, 2020)

ANALISIS PENDAPATAN DAN KONTRIBUSI USAHATANI PERKEBUNAN KARET RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN RNRUMAH TANGGA PETANI DI DESA WONOSARI RNKABUPATEN ACEH TAMIANG (Hidayatullah Akbar, 2014)

POPULASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) DI RIZOSFER KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) PADA PERKEBUNAN RAKYAT DAN PT. KALISTA ALAM DI KAWASAN RAWA TRIPA (Maulidin, 2015)

ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH KE PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2005-2014 (Rifchi Anggari, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy