//

“ANALISIS SEMIOTIKA ISI PESAN DIDONG GAYO”

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang SAID FAHRIZMI MANDA - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Melalui skripsi ini, penulis akan mengkaji tentang makna yang terkandung dalam gerakan dan syair didong Gayo. Adapun aspek tersebut adalah: (a) gerakan (badan dan tepukan) (b) syair (salam pembuka atau persalamen, isi, dan salam penutup atau pepongoten). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung di dalam kesenian didong Gayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif, data berbentuk deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori analisis semiotika Roland Barthes yaitu kajian denotasi dan konotasi. Pembaca mudah sekali membaca makna konotatif sebagai fakta denotatif. salah satu tujuan semiotik adalah untuk menyediakan kerangka berfikir untuk mengatasi salah baca (misreading). Hasil penelitian ini menunjukkan banyak makna dan pesan yang tersembunyi dalam kesenian didong Gayo baik itu dalam gerakan ataupun syair, gerak yang dilakukan oleh pelaku kesenian didong murni untuk memperindah didong. Tepukan didong tidak monoton, bervariasi mulai dari tepuk biasa sampai tepukan keras atau runcang, tetapi tetap tidak keluar dari nada dasar yaitu tepok tulu. Hasil pengkajian syair didong menunjukkan, kata-kata atau syair yang dinyanyikan ceh disesuaikan dengan tema acara. Teks syair didong berisikan nasihat, petunjuk, informasi pembangunan, kritik sosial, dan lain sebagainya. Sentil menyentil (tep dan onem) dalam kesenian didong adalah wajib. tidak menggunakan bahasa yang kasar dan mengandung makna yang sangat dalam agar dalam penyampaiannya tidak melukai hati dari lawan tanding (jalu). Masyarakat sebagai penonton dan penikmat didong Gayo harus paham makna-makna yang terkandung dalam didong, agar didong tidak menjadi tontonan yang hanya bisa membuat tawa dan senang sesaat saja, namun masyarakat juga harus ikut berperan dalam mengontrol dan membantu pemerintah untuk bekerja sama dalam melestarikan kesenian didong yang merupakan kebanggan Gayo. Kata Kunci : Didong, Pesan, Semiotika. i ABSTRACT Through this essay papers, the authors will examine the meaning that contained in the movement and poetry for Didong Gayo. The aspects are : (a) movement (body and clapping) (b) poem (greeting or persalamen, content, and cover regards or pepongoten). This study aimed to describe the meaning that contained in the art of Didong Gayo. The method used in this research is qualitative, the data in the form of descriptive. The theory used is the theory of semiotic analysis from Roland Barthes that is the study of denotation and connotation. The readers can be very easy to read a connotative meaning as the fact of denotative, one of the semiotic purpose is to provide frameworks to address one read (misreading). The results of this study showed many meanings and the hidden messages in art of Didong Gayo either in motion or poetry, the movement that performed by actors, Didong is pure art to beautify Didong. The claps in Didong are not monotonous, ranging from the mundane usual claps to the hard claps or called runcang, but still not out of the basic tone is as tepok tulu. The assessment results of Didong poetry show us the words or poems which sung by the singer in suitable to the theme of the event. Didong text lyric s contains of advices, guidances, information developments, social criticisms, and so forth. Flick poked (tep and onem) in the art of Didong is mandatory. Do not use offensive language and contains a very deep meaning in their speech delivery so as will not hurt the heart of the opponent (jalu). People in society as the spectators and connoisseurs of Didong Gayo have to understand the meanings which contained in Didong, so the art of Didong is not only the show that create laughter and in a moment happiness, but all people should also having each self to play a role in controlling and helping the government to work together to preserve the arts of Didong which is the pride of Gayo. Keywords : Didong, Messages, Semiotics

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERAN SENI DIDONG DALAM PENDIDIKAN POLITIK (TELAAH TERHADAP PESAN-PESAN DALAM SYAIR SENI DIDONG GAYO DI KAB ACEH TENGAH (Iwan Fuger, 2020)

ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM SENI DIDONG GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Rahmadani Fitri, 2020)

ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DIDONG DI SMAN 1 PERMATA BENER MERIAH (Husna, 2017)

REPRESENTASI PESAN MORAL ISLAM DALAM FILM HIJRAH CINTA (Marhamah, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy