//

ANALISIS VEGETASI GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (ELAIS QUINEENSIS JACQ.) DI DESA PURWOSARI, KECAMATAN KUALA PESISIR, KABUPATEN NAGAN RAYA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ratna Dwi Ningsih - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci: Analisis vegetasi, Gulma, Perkebunan Kelapa Sawit Kelapa sawit merupakan tumbuhan yang banyak diminati untuk ditanam oleh masyarakat, dikarenakan tumbuhan kelapa sawit ini memiliki banyak manfaat. Namun pertumbuhankelapa sawit dapat terganggu oleh gulma. Gulma pada kelapa sawit bermacam-macam dan memiliki tingkat daya serang yang bervariasi tergantung jenisnya. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Vegetasi Gulma Pada Perkebunan Kelapa Sawit (Elais guineensis Jacq) di Desa Purwosari, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui komposisi vegetasi gulma di perkebunan kelapa sawit di Desa Purwosari, (2) menganalisis vegetasi tumbuhan gulma di perkebunan kelapa sawit di Desa Purwosari tersebut yang meliputi Indeks Nilai Penting (INP), indeks keragaman, dan kondisi lingkungan.Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuadrat,sehingga lokasi penelitian dibagi menjadi daerah rawa, dataran rendah, dan dataran tinggi. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan stasiun pengamatan, spesies dan jumlah individu yang terdapat pada setiap kuadrat sampel yang kemudian dicatat pada lembaran kerja. Selanjutnya, dilakukan perhitungan terhadap Indeks Nilai Penting (INP), Kerapatan relatif (Kr), Dominasi relatif (Dr), Frekuensi relatif (Fr), dan Some Dominance Rasio/Perbandingan Nilai Penting (SDR) untuk dapat disimpulkan analisis vegetasi gulma pada penelitian ini.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatifdengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) gulma yang terdapat di perkebunan kelapa sawit Desa Purwosari terdiri dari 14 familia meliputi: Asteraceae, Amaranthaceae, Apiaceae, Capparidaceae, Cyperaceae, Commelinaceae, Euphorbiaceae, Laminaceae, Poaceae, Rubiaceae, Moraceae, Melastomaceae, Piperaceae, Verbenaceae, (2) komposisi vegetasi yang ditemukan pada masing-masing stasiun berbeda, pada stasiun I terdapat 13 spesies, stasiun II 18 spesies dan stasiun III 20 spesies. Hasil analisis vegetasi gulma yaitu: tumbuhan yang paling mendominasi pada stasiun I, stasiun II, dan stasiun III adalah Ageratum conyzoides, Indeks Nilai penting pada semua stasiun adalah tinggi, berkisar antara 82,40 sampai dengan 90,8.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA (Hendra Zulhelmi, 2020)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA SUB SEKTOR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI KABUPATEN NAGAN RAYA PROVINSI ACEH (Muji burrahmat, 2018)

ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA PEMBIBITAN KELAPA SAWIT CV. MAKMUR TANI DI DESA SOAK PUNTONG KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA (Putri Rizkiyah, 2020)

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN KOMODITAS KELAPA SAWIT DI PANTAI BARAT ACEH (Nurchalis, 2016)

ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Widiya Astuti, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy