//

NETRALITAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014 DI KABUPATEN NAGAN RAYA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Juli Darmawan - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK JULI DARMAWAN 2015 NETRALITAS PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF 2014 DI KABUPATEN NAGAN RAYA Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (xiv, 51), pp., bibl., app. (Drs. Zainal Abidin AW, M.Si dan Radhi Darmansyah, M.Sc) Nagan Raya merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat. Dan Nagan Raya sebagai sebuah kabupaten juga memiliki sistem pemerintahan yang tertuang dalam aturan dasar rumah tangga serta Nagan Raya juga sama dengan kabupaten lainnya yaitu melaksanakan pemilihan umum legislatif untuk menentukan calon wakil rakyatnya di lembaga legislatif dan dilakukan dengan proses pelaksanaan yang bersifat netral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah kerja penelitian kualitatif. Dalam hal ini disebut kualitatif karena sifat data yang dikumpulkan tidak menggunakan alat-alat pengukur. Metode kualitatif menghasilkan data deskriptif, baik tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika netralitas PNS yang ada dilingkungan pemerintahan Kabupaten Nagan Raya dalam kaitannya dengan Pemilu Legislatif 2014. Serta pengaruh terhadap kinerja birokrasi dalam implementasi kinerja pada sistem birokrasi, namun dalam penelitian ini peneliti lebih fokus pada PNS Dinas Pendidikan dan DPPKAD Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian menunnjukan bahwa pada pelaksanaan pemilu 2014 di Kabupaten Nagan Raya menunjukkan telah terjadinya intervensi yang dilakukan baik dari pihak PNS Dinas Pendidikan maupun DPPKAD, pernyataan tersebut diperoleh dari hasil wawancara yang menyatakan bahwa adanya intervensi antara pihak atasan terhadap bawahan dalam birokrasi, serta Panwaslu juga menyatakan bahwa dalam pelaksanaan Pileg 2014 telah terindikasi adanya pelanggaran netralitas PNS. Kesimpulan penelitian ini memperlihatkan bahwa pemilihan umum legislatif yang diselenggarakan pada tahun 2014 di Kabupaten Nagan Raya tidak berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dengan kata lain bahwa pemilu yang terlaksana tidak netral dikarenakan adanya intimidasi politik demi kepentingan pribadi yang dilakukan oleh atasan terhadap bawahannya terkait hak pilih dalam pemilu berupa intervensi untuk mendukung calon yang diinginkan oleh atasan. Kata kunci: Netralitas, PNS, Pemilihan Umum, Kinerja. ABSTRACT JULI DARMAWAN 2015 NEUTRALITY OF A CIVIL SERVANT IN LEGISLATIVE ELECTION OF 2014 IN NAGAN RAYA DISTRICT Faculty of Social and Political Sciences, Syiah Kuala University (xiv, 51), pp., bibl., app. (Drs. Zainal Abidin AW, M.Si dan Radhi Darmansyah, M.Sc) Nagan Raya is a new district carved out of West Aceh district. Nagan Raya as a district also has a system of government established in the basic rules of the household. Also Nagan Raya is similar to other districts, that is to conduct a legislative election for determining of people’s representatives in legislative institutions. This is performed through a neutral implementation process. The methods used in this research follow the steps the qulitative research work. In this case it is called qualitative because of the nature of the data collected do not use maesuring tools. Qualitative methode produce descriptive data, both written and spoken from people and the observed behavior. This research aims to understand the dynamics of neutrality of civil servants of the existing Distric Governmennt surroundings Nagan Raya in conjunction with the legislative election of 2014. As well as the effect on the performance of the bureaucracy in the implementation performance in the bureucratic sistem, but in this study the researches focus more on civil servant of Education Department and DPPKAD Nagan Raya. The research result showed that on the implementation of the election of 2014 in Nagan Raya has demanstrated the occurence of intervensions performed well from the civil servants Education Department and Department of Revenue, Financial and Local Asset Management, the statement obtained fronm the result of an interview stating that the presence of intervention between the authorities against subordinates in the bereacracy, as well as Panwaslu also stated that in the implementation of legislative election 2014 they would have infringement neutrality of civil servants. Conclusion this study shows that the legislative election held in 2014 in Nagan Raya does not run according to the rules wich apply in other words that the election were carried out not neutral due to political intimidation by private interest conducted by superiors against whom the associated voting rights in the election in the form of intervention to support the desired by the candidates supervisor Key words: Neutrality, Civil Servants, Election, Performance

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KEGAGALAN LOCAL STRONGMAN H. TEUKU ZULKARNAINI PADA PILEG DPR-RI TAHUN 2019 (STUDI KASUS DAERAH PEMILIHAN KABUPATEN NAGAN RAYA) (T.R. Mauli Nanda Sahputra, 2021)

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA BADAN LAYANAN UMUM RSUD NAGAN RAYA (Imran, 2018)

KEGAGALAN PARTAI GOLONGAN KARYA DALAM MEMPEROLEH KURSI LEGISLATIF DI KABUPATEN PIDIE JAYA PADA PEMILU TAHUN 2014 (MUHAMMAD BRILLY, 2019)

PERILAKU PEMILIH PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (STUDI DI KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA) (Munawir Syahputra, 2016)

NETRALITAS PEGAWAI NEGERI SIPIL KOTA BANDA ACEH PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (ANDI ALFIANSYAH NASUTION, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy