//

ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN DATA CONE PENETRATION TEST

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Try Agus Yuni Kusuma - Personal Name

Abstrak/Catatan

Provinsi Aceh secara alami terletak di dalam daerah risiko tinggi dari beberapa tipe yang berhubungan dengan bencana alam, salah satunya adalah gempa bumi disertai oleh tsunami pada tanggal 26 Desember 2004 lalu, salah satu wilayah di Aceh yang terkena dampak paling besar akibat gempa bumi dan tsunami adalah Kecamatan Syiah Kuala yang terletak di pesisir kota Banda Aceh. Getaran yang disebabkan oleh gempa cenderung membesar pada tanah lunak dibandingkan pada tanah keras atau batuan, proses penentuan tingkat kekerasan tanah tersebut didasarkan atas data tanah pada kedalaman hingga 30 meter, karena menurut penelitian hanya lapisan-lapisan tanah sampai kedalaman 30 meter saja yang menentukan pembesaran gelombang gempa (Bangun, 2003:5). Bangunan-bangunan yang memicu konsentrasi massa harus dibangun dengan konstruksi tahan gempa sesuai dengan daya dukung tanah masing-masing. Banyak perencana bangunan terutama konstruksi gedung yang kesulitan menentukan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah perencanaan. Kondisi ini terjadi karena tidak tersedianya peta tingkat kekerasan tanah di Kecamatan Syiah Kuala. Sehingga menuntut adanya perencanaan bangunan yang memiliki konsep ketahanan tanah terhadap gempa dengan memperhatikan kondisi setiap lapisan tanah di daerah yang sering terjadinya gempa bumi. Pemetaan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi dan memudahkan perencana bangunan menentukan tingkat kekerasan tanah menurut SNI 1726-2012 pada suatu wilayah perencanaan. Menentukan tingkat kekerasan tanah menurut SNI 1726-2012 dapat dilakukan dengan memakai data Cone Penetration Test yang kemudian dikonversikan ke nilai N pada Standard Penetration Test, untuk mendapatkan nilai ¯N yang kemudian dipetakan dengan memakai program ArcGIS 10 yang dikembangkan oleh ESRI (Environtment Science & Research Institute). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Syiah Kuala pada kedalaman 0.2 sampai dengan 3.8 cenderung bertipe tanah lunak dengan tanah sedang tersebar hanya di beberapa titik. Sedangkan pada kedalaman 4.0 sampai dengan 7.0 meter cenderung bertanah sedang dengan tanah bertipe lunak hanya tersebar di beberapa titik dan tidak ada tanah bertipe keras hingga kedalaman 7.0 meter di Kecamatan Syiah Kuala. Kata kunci : gempa, tingkat kekerasan tanah, pemetaan, CPT, ArcGIS

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN DATA CONE PENETRATION TEST (Try Agus Yuni Kusuma, 2015)

ANALISIS GELOMBANG GESER (VS) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALISYS OF SURFACE WAVE) DI KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Muhammad saputra, 2016)

PENENTUAN LAPISAN SEDIMEN MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN PERBANDINGAN DENGAN HASIL CONE PENETRATION TEST (CPT) DI KECAMATAN KUTA ALAM, BANDA ACEH (SAIDINA GAMAL ABDEL NASEER, 2020)

ANALISIS KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS) MENGGUNAKAN METODE MULTI CHANNEL ANALISYS OF SURFACE WAVE (MASW) DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (Farzian Iqbal, 2016)

ANALISIS QUALITY CONTROL PEMADATAN TANAH DENGAN DYNAMIC COMPACTION PADA PERLUASAN RUNWAY BANDAR UDARA REMBELE KABUPATEN BENER MERIAH (Saifuddin, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy