PERTUMBUHAN PLANLET TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH. VAR SIDIKALANG) SECARA IN VITRO DENGAN MENGGUNAKAN AIR KELAPA SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERTUMBUHAN PLANLET TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH. VAR SIDIKALANG) SECARA IN VITRO DENGAN MENGGUNAKAN AIR KELAPA SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI


Pengarang

Desy Afriani Lubis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1108104010030

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman aromatik penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pengadaan bibit nilam secara konvensional memiliki beberapa kendala, oleh karena itu teknik kultur jaringan menjadi solusinya. Teknik kultur jaringan dapat menggunakan senyawa organik berupa air kelapa sebagai ZPT alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pemberian beberapa konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan planlet nilam (Pogostemon cablin Benth.) secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala dari Maret sampai Agustus 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas penambahan air kelapa ke dalam media MS dengan konsentrasi: 50, 75, 100, 125, 150 ml/L. Kontrol berupa media MS dengan NAA 0,6 mg/L + BAP 1,5 mg/L. Parameter yang diukur adalah jumlah tunas, jumlah daun, jumlah akar, dan tinggi batang tanaman nilam. Hasil penelitian menunjukkan pemberian air kelapa memberi pengaruh nyata terhadap keseluruhan parameter. Konsentrasi air kelapa sebanyak 125 ml/L merupakan konsentrasi yang menghasilkan rataan jumlah tunas terbanyak. Penambahan air kelapa sebanyak 75 ml/L merupakan konsentrasi yang menghasilkan rataan jumlah daun terbanyak dan konsentrasi paling optimal terhadap parameter tinggi batang. Konsentrasi air kelapa sebanyak 150 ml/L merupakan konsentrasi paling optimal terhadap parameter jumlah akar.

Kata kunci: Nilam (Pogostemon cablin Benth.), air kelapa, media MS

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK