PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA BASIS GIC CONVENTIONAL DAN RMGIC PADA RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN TEKNIK SANDWICH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA BASIS GIC CONVENTIONAL DAN RMGIC PADA RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN TEKNIK SANDWICH


Pengarang

Citra Feriana Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101230022

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Glass Ionomer Cement (GIC) Conventional dan Resin Modified Glass Ionomer Cement (RMGIC) merupakan material kedokteran gigi yang sering digunakan sebagai basis pada restorasi resin komposit. Penggunaan basis di bawah restorasi resin komposit dikenal dengan teknik sandwich. Restorasi dengan menggunakan teknik sandwich dapat mengurangi terjadinya kebocoran mikro pada restorasi resin komposit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kebocoran mikro antara basis GIC Conventional dan RMGIC pada restorasi resin komposit nanofiller dengan teknik sandwich. Penelitian ini menggunakan 20 spesimen gigi premolar dengan kavitas klas 1 kemudian direstorasi dengan teknik sandwich, lalu dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Kelompok A adalah teknik sandwich yang menggunakan resin komposit nanofiller dengan basis GIC Conventional dan kelompok B adalah teknik sandwich yang menggunakan resin komposit nanofiller dengan basis RMGIC. Seluruh spesimen direndam dalam larutan pewarna biru metilen selama 24 jam kemudian dilakukan pengamatan untuk pengukuran skor kebocoran mikro dengan menggunakan stereomikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa basis GIC Conventional memiliki rerata skor kebocoran mikro sebesar 0,20 ± 0,422 dan basis RMGIC 0,00 ± 0,00. Sedangkan hasil penelitian pada teknik sandwich kelompok A (nanofiller dan GIC Conventional) menunjukkan rerata skor kebocoran mikro sebesar 0,60±0,843 dan kelompok B (nanofiller dan RMGIC) sebesar 0,30±0,483. Hasil uji statistik non parametrik Mann Whitney antara basis GIC Conventional dan RMGIC serta antara kelompok A dan B menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p > 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kebocoran mikro yang tidak bermakna pada kelompok teknik sandwich dengan basis GIC Conventional dan basis RMGIC.

Kata Kunci : teknik sandwich, GIC conventional, RMGIC, resin komposit nanofiller, kebocoran mikro

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK