//

STUDI ALOKASI SUMBER DAYA AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TIRO

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang syamsul bahri - Personal Name
SubjectWATER RESOURCE
WATER BALANCE
Bahasa Indonesia
Fakultas Prog. Studi Magister Teknik Sipil
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

Sebagai sumber kehidupan di bumi, air mempunyai peranan sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan. Perkembangan kehidupan tentunya harus didukung oleh adanya potensi ketersediaan sumber air yang cukup dan pemanfaatannya secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan. Daerah aliran sungai (DAS) Tiro menjadi sumber air utama bagi Kabupaten Pidie khususnya untuk kebutuhan air irigasi dan air baku di bagian timur dari Kabupaten Pidie dengan luas DAS 311,71 Km2. Studi ini berhubungan dengan alokasi sumber daya air daerah aliran sungai (DAS) Tiro. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis ketersediaan air, menghitung kebutuhan air bersih, irigasi, ternak, tambak dan pemeliharaan sungai serta pengalokasian air untuk saat ini (tahun 2015) dan 20 tahun yang akan datang (tahun 2035). Ruang lingkup studi dibatasi pada perhitungan ketersediaan air, perhitungan kebutuhan air saat ini dan 20 tahun yang akan datang dan pengalokasian air untuk masing-masing kebutuhan. Perhitungan ketersediaan air dan kebutuhan air dilakukan berdasarkan pembagian DAS yaitu sub DAS 1, sub DAS 1a, sub DAS 2, sub DAS 3 dan sub DAS 4 dengan keandalan 95% dan 80% yang disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan. Sub DAS 1 pada lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tiro dengan luas DAS 174,24 Km2 ketersediaan air saat ini (2015) 4,858 m3/dt (keandalan 80%) , kebutuhan 13,212 m3/dt defisit 63,23%. Sub DAS 1a pada lokasi IPA Rukoh dengan luas DAS 19,63 Km2 ketersediaan air saat ini (2015) 0,358 m3/dt (keandalan 95%), kebutuhan 0,066 m3/dt, surplus 81,45%. Sub DAS 2 pada lokasi IPA Beureunun 1 dan 2 dengan luas DAS 243,31 Km2 ketersediaan air saat ini (2015) 4,438 m3/dt (keandalan 95%), kebutuhan 0,929 m3/dt, surplus 79,06%. Sub DAS 3 pada lokasi IPA Kembang Tanjong dengan luas DAS 275,55 Km2 ketersediaan air saat ini (2015) 5,026 m3/dt (keandalan 95%), kebutuhan 0,0,824 m3/dt, surplus 83,61% dan sub DAS 4 pada lokasi pengambilan untuk tambak dengan luas DAS 292,03 Km2 ketersediaan air saat ini (2015) 8,142 m3/dt (keandalan 80%), kebutuhan 1,835 m3/dt, surplus 77,46%. Penyusunan skema alokasi air menunjukkan terjadnya kekurangan air pada sub DAS 1 saat ini dan 20 tahun ke depan khususnya untuk kebutuhan air irigasi, pada sub DAS lainnya terjadi kelebihan air. Kata Kunci : Ketersediaan air, debit andalan, kebutuhan air, alokasi air, neraca air

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PROPAGASI GELOMBANG AIR MENGGUNAKAN PERSAMAAN KORTEWEQ-DE VRIES (KDV) (Misliani, 2016)

ANALISIS FAKTOR KEKURANGAN AIR DAERAH IRIGASI BULOH BLANG ARA KABUPATEN ACEH UTARA (Sri Darsina, 2017)

PEMERIKSAAN BAKTERI COLIFORM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (Rizky Ramadhani, 2016)

KAJIAN PENYELESAIAN POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DAN AIR BAKU PADA WADUK RUKOH KABUPATEN PIDIE (Kamal Surya Admaja, 2016)

PENGARUH PEMBUATAN WADUK RUKOH DAN WADUK TIRO TERHADAP PENURUNAN MUKA AIR BANJIR SUNGAI KRUENG TIRO KABUPATEN PIDIE (edi subroto, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy