//

UMUR SIMPAN JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS)DALAM KEMASAN PLASTIK POLIPROPILEN PERFORASI DENGAN VARIASI LUBANG DAN SUHU PENYIMPANAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mutiara Lashinta Dewi - Personal Name

Abstrak/Catatan

Jamur tiram putih merupakan bahan makanan sumber protein yang sering dikonsumsi dan sudah lebih dikenal dalam masyarakat, baik dalam bentuk segar maupun olahan. Namun, jamur termasuk bahan pangan yang mudah rusak setelah beberapa hari setelah pemanenan sehingga tidak dapat diterima lagi sebagai bahan pangan. Oleh karena itu perlu penanganan lebih tepat untuk memperpanjang umur simpan jamur tiram putih. Salah satu cara yang digunakan untuk mempertahankan kesegaran jamur tiram putih yang dikonsumsi dalam bentuk segar yaitu dengan mengemas jamur tiram putih dalam plastik perforasi dan disimpan pada beberapa variasi suhu penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dalam kemasan plastik polipropilen perforasi dengan variasi lubang dan suhu penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode Linear Mixed Effect Model yang dikombinasikan dengan Two Way Anova, dengan variasi lubang pada kemasan plastik polipropilen yaitu 4, 6, 8 dan variasi suhu penyimpanan yaitu suhu 5oC, suhu 10oC dan suhu ruang (27-30o Hasil penelitian diperoleh bahwa jamur tiram putih dengan variasi lubang kemasan polipropilen 4 lubang pada penyimpanan suhu 5C). Pengambilan data dilakukan sebanyak 2 kali ulangan dengan analisa data setiap 3 hari sekali hingga konsumen menolak. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji lanjut dengan menggunakan metode Holm-Sidak pada taraf signifikan 5% dengan menggunakan program SigmaPlot.Analisis mutu jamur tiram putih selama penyimpanan dilakukan terhadap susut bobot, kekerasan, kadar abu, kadar protein, total padatan terlarut dan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan. oC mampu bertahan selama 18 hari penyimpanan, sedangkan jamur tiram putih dengan semua variasi lubang kemasan polipropilen dan disimpan pada suhu ruang (27-30oC) hanya mampu bertahan selama 3 hari. Perlakuan terbaik diperoleh pada jamur tiram putih dengan menggunakan kemasan plastik polipropilen lubang 4 dengan nilai susut bobot 4,88%, kekerasan 0,13 kg/cm2, kadar abu 0,725%, kadar protein 8,54, total padatan terlarut 1,55% Brix dan masih diterima konsumen hingga penyimpanan hari ke-18 berdasarkan uji organoleptik dengan tingkat penerimaan terhadap warna dengan nilai 4,96 (agak tidak suka), aroma dengan nilai 4,96 (agak tidak suka), tekstur dengan nilai 4,84 (agak tidak suka) dan penerimaan keseluruhan dengan nilai 4,96 (agak tidak suka).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UMUR SIMPAN WORTEL (DAUCUS CARROTA L) DENGAN VARIASI KEMASAN PLASTIK POLIPROPILEN DAN SUHU PENYIMPANAN (Desi Diana, 2015)

PENGARUH VARIASI JENIS KEMASAN PLASTIK DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) (SAIPUN PUTRA, 2015)

PENENTUAN UMUR SIMPAN PENYEDAP RASA ALAMI BERBASIS JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) SECARA ACCELERATED SHELF LIFE TESTING (ASLT) (Rizani, 2020)

KAJIAN UMUR SIMPAN JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DITINJAU BERDASARKAN UMUR PANEN DAN SUHU PENYIMPANAN (Mukhlisuddin, 2016)

ANALISIS KANDUNGAN GIZI JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) (NASRATUL ULYA, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy