//

IDENTIFIKASI SISTEM BUDIDAYA KANGKUNG (IPOMOEA REPTANS) PADA KELOMPOK TANI DESA CUCUM BPP KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Erick Winaldin - Personal Name

Abstrak/Catatan

Erick Winaldin H. “Identifikasi Sistem Budidaya Kangkung (Ipomoea Reptans) Pada Kelompok Tani Desa Cucum BPP Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar”. (Dibawah bimbingan Bapak Ir. Irwan A. Kadir. MP). Budidaya kangkung merupakan suatu kegiatan yang mempunyai prospek yang sangat bagus untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hal ini dikarenakan kangkung merupakan salah satu jenis pangan yang sangat dibutuhkan dan digemari oleh masyarakat, selain rasanya yang gurih, tanaman kangkung mudah didapat di pasar tradisional dan cara mengolahnya mudah. Selain itu tanaman kangkung juga cocok di tanam di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tanaman kangkung sangat diminati karena harganya yang ekonomis dan kangkung merupakan bahan sayuran daun yang bergizi tinggi dan digemari oleh semua lapisan masyarakat. Tanaman Kangkung merupakan salah satu komuditi tanaman yang mempunyai potensi atau mempunyai peluang pasar yang baik dan dapat diusahakan pada skala yang lebih besar. Dengan banyaknya gizi yang terdapat pada tanaman kankung dan pembudidayaan yang relatif mudah, maka tanaman ini dapat dikembangkan sebagai tanaman komersial sehingga dapat meraih keuntungan yang lebih besar dan dapat meningkatkan pendapatan. Pada lokasi praktek luas lahan yang digunakan terbatas, sehingga produksi yang dihasilkan kurang maksimal dan pendapatan yang akan diperoleh petani itupun sulit untuk di tinjau Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntungan usahatani kangkung yang berada di Desa Cucum. Metode praktek yang digunakan pada kegiatan praktek ini adalah metode Studi Kasus. Untuk mendapatkan data-data tersebut, penulis menggunakan 2 teknik penelitian yaitu, Wawancara (interview) yang merupakan suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi melalui tanya jawab. Pengamatan (observasi), yaitu suatu cara pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap suatu objek penelitian yang berhubungan langsung dengan laporan dan mengadakan pencatatan secara sistematis tentang hal-hal tertentu yang diamati selama kegiatan praktek. Adapun jenis data yang digunakan penulis selama proses kegiatan praktek yaitu jenis data primer dan data skunder. Pengumpulan data diperoleh selama dua bulan kegiatan lapangan terhitung mulai dari tanggal 19 Januari 2015 sampai dengan 19 Maret 2015. Berdasarkan identifikasi masalah, dalam analisis biaya produksi yang telah diperhitungkan bahwa usahatani budidaya kangkung layak untuk diusahakan, karena dari R/C Ratio nya sebesar 1,54 artinya apabila melakukan penambahan biaya Rp 1,- maka akan diperoleh penambahan pendapatan sebesar Rp 1,54. Berdasarkan hasil praktek diperoleh rata-rata nilai produksi usahatani budidaya kangkung dengan luas lahan 1 Ha adalah Rp 62.500.000,- sedangkan biaya produksi yang dikeluarkan Rp 40.374.000,- maka diperoleh keuntungan Rp 22.126.000,-. BEP harga produksi sebesar 1.614,-/kg artinya bila harga kangkung tersebut impas apabila mencapai harga Rp 1.614,-/kg, maka usaha budidaya kangkung akan mendapatkan untung dan layak untuk diusahakan. Sedangkan BEP Volume Produksi sebesar 16.149 kg, dengan luas lahan 1 Ha, maka usahatani budidaya kangkung mencapai titik impas apabila volume produksi lebih dari 16.149 kg untuk mendapatkan untung.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS BAURAN PEMASARAN SAYURAN BAYAM DI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (SAFRINAWATI, 2017)

PERBEDAAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI DENGAN NON KELOMPOK TANI DALAM USAHA INTENSIFIKASI TANAMAN PALAWIJA DI DESA LAMBUNOT PAYA KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (DEDY ANWAR, 2021)

ANALISIS PENDAPATAN DAN PRODUKTIVITAS SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L) PADA USAHATANI DI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Muhammad Munawir, 2015)

ANALISIS PEMASARAN SELADA (LACTUCA SATIVA L) PADA USAHA KEMBANG TANI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (RINA EVALIZA, 2017)

STUDI DAMPAK PROGRAM PEMBINAAN KELOMPOK WANITA TANI OLEH BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP ) ACEH TERBADAP PENDAPATAN DAN KESEMPATAN KERJA ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DI KABUPATEN ACEH BESAR (CHENDY ANANDA, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy