//

UJI AKTIVITAS FORMULASI GARGARISMA EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L.) TERHADAP CANDIDA ALBICANS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurul Karima - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) merupakan tanaman obat tradisional yang memiliki aktivitas sebagai antifungi. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak etanol rimpang kencur dalam sediaan gargarisma dan mengetahui aktivitas antifungi sediaan tersebut terhadap Candida albicans. Perlakuan terdiri dari 5 kelompok. kelompok I Nistatin (kontrol positif), kelompok II ekstrak 0% (kontrol negatif). Kelompok III, IV, V menggunakan ekstrak etanol rimpang kencur dengan konsentrasi 4%, 20%, dan 40%. Uji efektivitas dilakukan terhadap Candida albicans. Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, uji total mikroba, massa jenis, viskositas, pH, dan stabilitas Shock termic. Pengujian organoleptik minggu ke-3 terjadi perubahan bau pada konsentrasi 40% dan perubahan warna pada ketiga konsentrasi. Konsentrasi 40% pada minggu ke-4 warna sediaan lebih pekat dari minggu ke-3. Hasil pengujian total mikroba adalah 5 CFU/ml (40%) ; 6 CFU/ml (20%); 15 CFU/ml (40%). Pada konsentrasi 40% tidak memenuhi syarat BPOM. Massa jenis sediaan berkisar antara 1,065 g/cm3-1,095 g/cm3. Viskositas gargarisma antara 0,5-1,6 cP. Gargarisma memiliki pH antara 5,22-5,56. Uji stabilitas konsentarsi 4% dan 40% lebih baik dari konsentrasi 20%. Pengujian aktivitas antijamur gargarisma dengan konsentrasi 4% menghasilkan daya hambat (2,15 mm); 20% (4,51 mm); 40% (8,71 mm). Hasil ini menunjukkan gargarisma yang dihasilkan memiliki aktivitas yang rendah dibandingkan nistatin (12,46 mm) sebagai kontrol positif. Kata Kunci : rimpang kencur, gargarisma, antifungi, Candida albicans ABSTRACT Kencur’s rhizome (Kaempferia galanga) is one of the tradisional medicinal plant that has antifungal activity. The alm of this research was formulate kencur rhizome etanol extract into preparations gargarisma and determine antifungal activity to Candida albicans growth. Treatment is divided into 5 groups. Treatment I was given Nistatin (positive control), group II 0% extract (negatif control). Group III, IV, V were given kencur’s rhizome etanol extract with concentration 4%, 20%, and 40%. Effectiveness test conducted against Candida albicans. Formulation evaluated are organoleptic test, total plate account test, density, viscosity, pH, and Shock termic stability. Oganoleptic test on 3rd weeks that at concentration of 40% change odor and color at all concentration. Color at concentration 40% on 4th weeks is darker than 3rd weeks. is darker than 3rd weeks. Total plate account test is 5 CFU/ml (40%); 6 CFU/ml (20%); 15 CFU/ml (40%). Total plate account test concentration 40% is not fulfill standar BPOM. Density is about 1,065 g/cm3 - 1,095 g/cm3, while gargarisma viscosity is about 0,5-1,6 cP. pH gargarisma formulation is 5,22-5,56. The stability test of that concentration 4% and 40% better than the concentration of 20%. Antifungal activity with a concentration of 4% produced inhibition zone (2,15 mm); 20% (4,51 mm); 40% (8,71 mm). All gargarisma have activity lower than nistatin (12,46 mm) as positive control. Keywords: Kencur’s rhizome, gargarisma, antifungal, Candida albicans

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN BUNUH MINIMUM EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (ATHIA FAHRANI, 2018)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L) TERHADAP ISOLAT KLINIS KLEBSIELLA PNEUMONIAE PENGHASIL ESBL SECARA IN VITRO (FITRA HAYATI, 2017)

PERBANDINGAN RESPON HAMBATAN EKSTRAK LENGKUAS RIMPANG PUTIH (ALPINIA GALANGA) 10% DENGAN EKSTRAK LENGKUAS RIMPANG MERAH (ALPINIA PURPURATA) 10% TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (Cut Cahya Risa, 2015)

DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFARIA GALANGA L)TERHADAP PERTUMBUHAN ASPERGILLUS SP SECARA IN VITRO (Rouzanna Isma, 2014)

DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (KAEMPFARIA GALANGA L) TERHADAP PERTUMBUHAN ASPERGILLUS SP SECARA IN VITRO (Rouzanna Isma, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy