//

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTUS EMBLICA) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR ASPERGILLUS SP. SECARA IN VITRO.

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Persada Perasuka P. - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat dari ekstrak etanol daun malaka (Phyllantus emblica) terhadap pertumbuhan jamur Aspergillus sp. Rancangan penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Sempel dibagi dalam 6 kelompok, yaitu 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol masing-masing kelompok diulang sebanyak 4 kali pengulangan. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas cakram. Kelompok perlakuan adalah ekstrak daun malaka dengan konsentrasi 5%, 10%, 20% dan 40%. Kelompok kontrol terdiri atas kontrol positif (nistatin) dan kontrol negatif (Akuades steril). Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) pada K1 sebagai kontrol positif (nistatin) dapat menghambat aktivitas jamur Aspergillus sp. sebesar 12 mm. sedangkan kelompok perlakuan Ko (kontrol negatif akuades), K2 (konsentrasi 5%), K3 (konsentrasi 10%), K4 (konsentrasi 20%), dan K5 (konsentrasi 40%), setelah diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37º tidak dapat menghambat aktivitas jamur Aspergillus sp. secara in vitro. ABSTRACT The aim of this research was to determine the inhibition effect of extract ethanol of Malacca leaves (Phyllantus emblica) on Aspergillus sp. growth trough in vitro. This research were analyzed with descriptive method. Sample were divided into 6 groups, which were 4 treatment groups and 2 control groups, each groups has 4 times repetition. Inhibition test were done used diffusion method by using cakram paper. Treatment groups were given Malacca leaves extract with 5%, 10%, 20% and 40% concentration. Positive control given nistatin and negative control given sterile aquadest. The result revealed that ethanol extract of Malacca leaves (Phyllantus emblica) in K1 positive control group (nistatin) were able to inhibit Aspergillus sp. growth activity with inhibition area about 12 mm. K0 (negative control group) and treatment groups K2 (5% concentration), K3 (10% concentration), K4 (20% concentration) and K5 (40% concentration) after incubated for 24 hours in 37º C temperature could not inhibit Aspergillus sp. growth activity.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTUS EMBLICA) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR ASPERGILLUS SP. SECARA IN VITRO. (Persada Perasuka P., 2015)

UJI DAYA HAMBAT DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP SALMONELLA SP (YOBESWI HUSNA, 2019)

UJI SENSITIVITAS DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA (TADWINI PUTRI AULIA, 2019)

UJI SENSITIVITAS STAPHYLOCOCCUS AUREUS TERHADAP EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) (Wanti Shelvy Maulizar , 2015)

DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L)TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR ASPERGILLUS SP. (INHIBITION OF ETHANOL EXSTRACT SOURSOP LEAVES (ANNONA MURICATA L.) ON THE GROWTH OF THE ASPERGILLUS SP.) (HOTNIDA SHOFIAH HASIBUAN, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy