STUDI KOMPARATIF TINGKAT KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANIRNTERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD)RNDENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUMRNDAERAH DR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

STUDI KOMPARATIF TINGKAT KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANIRNTERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD)RNDENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUMRNDAERAH DR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH


Pengarang

SRIWAHYUNI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101020018

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN
SKRIPSI
Juli 2015
xiv + vi bab + 40 halaman + 4 tabel + 1 skema + 14 lampiran
SRIWAHYUNI
1107101020018
STUDI KOMPARATIF TINGKAT KECEMASAN PASIEN YANG MENJALANI
TERAPI CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL DIALYSIS (CAPD)
DENGAN TERAPI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
ABSTRAK
Pasien gagal ginjal kronis harus menjalani terapi dialisis sepanjang hidupnya baik
dengan CAPD maupun hemodialisa. CAPD dilakukan sebanyak 4 kali sehari selama 30-60 menit, sedangkan hemodialisa dilakukan 2-3 kali/minggu selama 4-5 jam/hari.
Menjalani CAPD dan hemodialisa dapat menimbulkan kecemasan bagi pasien, baik
cemas karena prosedur dialisis maupun cemas karena prognosis penyakit. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk membandingkan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal
kronis yang menjalani terapi CAPD dengan kecemasan pasien yang menjalani terapi
hemodialisa di RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah descriptive
comparative dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel
nonprobability sampling dengan metode total sampling untuk pasien CAPD yang
berjumlah 30 responden dan menggunakan teknik probability sampling dengan metode
simple random sampling untuk pasien hemodialisa yang berjumlah 30 responden.
Penelitian dilakukan di instalasi dialisis RSUDZA pada tanggal 18 Juni sampai dengan 6
Juli 2015 dengan menggunakan kuesioner baku Beck Anxiety Inventory. Metode analisis
data dengan menggunakan uji t-test independent, hasil penelitian menunjukkan ada
perbedaan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi CAPD
dengan terapi hemodialisa (p-value 0,037). Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit agar
dapat memberikan pelayanan yang baik khususnya kepada pasien yang menjalani terapi
CAPD dan hemodialisa sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan menurunkan
kecemasan pasien.
Kata kunci : Kecemasan, gagal ginjal kronis, CAPD, hemodialisa
Daftar Baca : 14 buku + 18 jurnal penelitian (2007 – 2015)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK